Solusi Mencegah Kepikunan di Usia Muda

Reporter : Ahmad Baiquni
Sabtu, 7 Maret 2020 13:46
Solusi Mencegah Kepikunan di Usia Muda
Pikun bisa dialami manusia usia produktif karena gaya hidup tak sehat.

Dream - Alzheimer atau demensia yang biasa dikenal dengan pikun rupanya juga terjadi pada manusia usia produktif. Beberapa penyebabnya yaitu gaya hidup yang tidak sehat.

Pakar kesehatan, dr Yuda Turana, mengatakan kepikunan sebenarnya dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat dan rajin olahraga. Juga mengonsumsi makanan yang terpenuhi nutrisinya.

“ Ketika ada pasien yang terkena demensia datang, yang saya lakukan pertama kali kepada pasien melihat faktor risiko yang menempel dan kita koreksi, obat-obat yang ada untuk alzheimer, bukan untuk menyetop tapi hanya memperlambat proses pengerucutan otak,” ujar Yuda di Jakarta, Jumat 6 Maret 2020.

Setelah faktor-faktor risiko dikoreksi, aktivitas sosial penderita tidak boleh dibatasi. Kasus ini rupanya sering terjadi di Indonesia.

“ Kalau ada pasien yang terkena demensia yang paling penting adalah bagaimana menjaga pasien tetap melakukan aktivitas fisik dan aktivitas sosial, yang terjadi di Indonesia malah dibatasi, itu bisa berdampak ke psikisnya," kata Yuda.

Ketika aktivitas fisik dan sosial dibatasi, bisa berdampak pada psikis. Justru mempercepat pengerutan pada otak penderita.

Aktivitas sosial yang dilakukan juga harus yang membuat penderita merasa senang.

Yang unik adalah bukan sekedar aktivitas fisik tapi aktivitas fisik yang membuat senang," kata Yuda.

Laporan: Shania Suha Marwan.

1 dari 5 halaman

Duh, Sering Galau di Usia Muda Berisiko Pikun Saat Manula

Dream - Banyak hal yang membuat kita menjadi banyak pikiran. Mulai dari masalah pribadi, pekerjaan, keuangan hingga keluarga. Kondisi itu membuat kita seringkali jadi banyak melamun atau menjadi galau.

Siapa sangka kalau kecenderungan kita galau di usia muda akan berdampak jangka panjang. Salah satunya bisa meningkatkan risiko kepikunan atau Alzheimer. Penyakit Alzheimer ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku.

Gangguan ini dianggap hanya dialami oleh orangtua paruh baya. Faktanya, berdasarkan riset yang dikeluarkan oleh The Alzheimer’s Society pada 2014, terdapat sekitar 42.000 penduduk usia produktif di Inggris terkena Early Onset Dementia (EOD), tanda-tanda demensia.

Faktor genetik dan gaya hidup tidak sehat umumnya menjadi penyebab utama. Pikiran negatif seperti galau yang berkepanjangan, berpikir negatif, stres dan depresi yang dibiarkan dalam waktu yang lama juga membuat risiko demensia semakin besar.

" Kami harapkan generasi muda tergerak untuk meningkatkan kualitas hidup diri sendiri dengan menjaga kesehatan fisik dan mental sehingga bisa berperan aktif mengontribusikan berbagai keahliannya untuk menciptakan lingkungan ramah demensia dan ramah lansia di Indonesia,” ujar DY Suharya, Direktur Regional Alzheimer Asia Pasifik dan Founder Alzheimer’s Indonesia dalam acara dikusi Stop Pikun di Usia Muda, di UNIKA Atma Jaya (UAJ) yang bekerja sama dengan Yayasan Alzheimer’s Indonesia (ALZI) di Jakarta, 6 Maret 2020.

 

2 dari 5 halaman

Hidup Sehat

Yayasan Alzheimer’s Indonesia (ALZI) meningkatkan kesadaran anak muda akan risiko demensia yang disebabkan oleh gaya hidup sejak muda melalui kampanye ELPHIE (Elevate, Love, Passion, Humanity, Inclusivity, Engage) Youth. Yuda Turana, dokter spesialis saraf, selaku penulis dari buku berjudul “ Stop Pikun di Usia Muda” mengungkap bahwa banyak cara untuk meminimalisir risiko pikun yang dapat berdampak pada demensia.

 Plank Rutin, Trik Mudah Mengencangkan Perut© MEN

“ Berbagai fakta penelitian menunjukkan faktor hipertensi, diabetes, merokok, kurang tidur, stres, dan kesendirian akan mengakibatkan otak mengerut lebih cepat. Olahraga, nutrisi, dan kebiasaan hidup sehat dapat mencegah kepikunan,” jelasnya.

Laporan: Shania Suha Marwan

3 dari 5 halaman

Terlalu Kurus? Ini Cara Menambah Berat Badan Lebih Sehat

Dream - Mengonsumsi makanan sehat, minum jus detoks atau berolahraga rutin mungkin sudah kamu lakukan jika ingin menurunkan berat badan.

Lantas apa yang harus dilakukan jika ingin menaikkan berat badan? Ternyata, hal tersebut juga sama sulitnya dengan menurunkan berat badan.

Jika dilakukan dengan cara yang salah, bisa berdampak pada kesehatanmu. Agar berat badanmu bertambah dengan baik, berikut tips yang dilansir dari Miss Kyra.

Minum Whole Fat Milk

Ganti skimmed milk atau susu biasa dengan whole fat milk. Segelas whole fat milk mengandung 60 kalori yang akan bermanfaat ketika ingin menambah berat badan.

Makan Setiap 4 Jam Sekali

 Makanan sehat© shutterstock.com

Mungkin terdengar berlebihan, tapi kamu bisa membaginya menjadi beberapa porsi yang lebih kecil. Pastikan makanan yang dikonsumsi cukup bervariasi agar lebih bernutrisi.

Mengonsumsi Gee

Gee mengandung antioksidan, anti bakteri, asam lemak serta dapat melancarkan proses pencernaan. Konsumsi satu sendok ghee setiap hari untuk menambah berat badan.

 Makanan Sehat© shutterstock.com

Minum Smoothies

Meskipun tidak sesehat makanan lainnya, tapi smoothies dapat menaikkan berat badan jika dikonsumsi secara bertahap. Pastikan smoothies yang dikonsumsi memgandung vitamin dan nutrisi.yang lebih aman dan bebas rasa sakit saat memakainya.

4 dari 5 halaman

Makanan Enak Ini Bisa Menyebabkan Sakit Kepala

Dream - Di antara beberapa rasa sakit yang sangat mengganggu adalah sakit kepala. Banyak yang tidak tahan dengan penyakit yang satu ini.

Selain terasa nyeri dan berdenyut, kepala seolah berputar-putar hingga membuat penderitanya terkadang pingsan.

Yang membuatnya makin tidak nyaman adalah sakit kepala ini bisa datang dan pergi secara tiba-tiba.

Ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan sakit kepala seperti stres, kurang tidur, telat makan dan sebagainya.

Namun banyak yang tidak mengetahui bahwa sakit kepala ini juga bisa dipicu oleh makanan yang dikonsumsi.

Dilansir dari Misskyra.com, berikut ini empat makanan yang bisa menyebabkan sakit kepala.

Coklat

  Ilmuwan Temukan Cokelat Pintar Pencegah Pikun© MEN

Ini mungkin mengejutkan, tetapi cokelat memang bisa menyebabkan sakit kepala. Beberapa cokelat mengandung cocoa dalam jumlah rendah.

Namun kandungan bahan kimianya seperti tyramine dan kafein bisa menjadi penyebab sakit kepala. Bahan-bahan ini bahkan bisa menyebabkan orang sakit kepala migrain.

5 dari 5 halaman

Pemanis Buatan

Pemanis buatan dan pengganti gula seperti sakarin, acesulfame, aspartame, neotame, dan sucralose sering ditambahkan ke buah-buahan dan minuman untuk membuatnya lebih manis.

  Pemanis Buatan, 'Biang Keladi' Penyakit Diabetes?© MEN 

Namun sayangnya, beberapa di antaranya dapat memicu sakit kepala hebat pada manusia.

Es Krim

Makanan penutup favorit ini ternyata bisa menyebabkan sakit kepala mengerikan. Karena mengalami proses pendinginan buatan, suhu es krim dapat mengganggu aliran darah ke otak.

  cara membuat es krim© MEN

Akibatnya saraf merespons dengan menyebabkan pembuluh darah membengkak yang pada gilirannya menyebabkan sakit kepala.

Kacang

Banyak yang menikmati kacang sebagai camilan. Namun tidak banyak yang menyadari bahwa kacang mengandung bahan kimia yang disebut tyramine.

  Kacang Kenari dan Walnut© MEN

 

Jika mengonsumsi kacang terlalu banyak secara bersamaan, bahan kimia tyramine bisa mengakibatkan sakit kepala migrain. Bahkan mentega kacang yang terbuat dari kacang bisa memiliki efek yang sama.

Beri Komentar