Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Shutterstock)
Dream - Tak semua makanan hasil olahan yang sudah disimpan cukup lama dapat langsung dikonsumsi. Bisa jadi makanan tersebut sudah terpapar bakteri.
Selama ini masyarakat menganggap menyimpan makanan di kulkas akan menjaganya tetap awet. Banyak yang tak sadar jika kondisi temperatur penyimpanan juga bisa berpengaruh pada nutrisi yang dikandung makanan tersebut.
Tak hanya makanan beku, hidangan yang disajikan dalam kondisi panas juga harus disimpan dalam kondisi tertentu. Makanan tersebut harus tetap tersimpan dalam suhu di atas 60 derajat Celcius.
Sedangkan untuk makanan yang nikmat dalam sajian dingin harus tetap tersimpan dalam suhu di bawah 40 derajat Celcius.
Seandainya makanan yang seharusnya disajikan dalam kondisi panas disimpan dalam suhu di bawah 40 derajat Celcius, makanan itu perlu dipanaskan ulang hingga 60 derajat Celcius sebelum disajikan.

Sementara untuk makanan olahan yang disajikan jauh dari lokasi pembuatan, dengan waktu pengiriman enam jam dari waktu pengolahan, perlu menjaga suhunya di bawah 40 derajat Celcius, atau dalam keadaan beku 0 derajat Celcius.
Adapun makanan beku dengan pemanasan biasa atau microwave seharusnya dapat dihangatkan secara stabil dengan suhu terendah 60 derajat Celcius.
Makanan dengan suhu rentang 24 derajat Celcius hingga 60 derajat Celcius seharusnya dihindari. Sebab, jarak suhu tersebut merupakan temperatur terbaik bagi pertumbuhan bakteri pathogen.
Jika Sahabat Dream sudah mengetahui cara suhu terbaik penyajian makanan, mulai saat ini cobalah untuk memastikan suhu makanan sebelum dikonsumsi.
Agar kondisi tubuhmu tak mudah terserang penyakit dan tetap bisa mengonsumsi makanan, ada baiknya kamu minum Larutan Penyegar Cap Badak.
Bahan-bahan alami yang terkandung dalam Larutan Penyegar Cap Badak misalnya Gypsum Fibrosum dan Galcareus Spar dipercaya menjaga kesegaran badan dan mempertebal daya tahan tubuh.

Produk andalan Sinde ini terjamin halal, aman, dan khasiatnya sudah dibuktikan dari generasi ke generasi untuk mengatasi sariawan hingga sembelit, serta mampu menyegarkan tubuh.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya