Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Tes Alergi
Dream - Alergi jadi hal yang sangat umum terjadi pada anak-anak, terutama jika orangtuanya memiliki riwayat alergi. Alergi merupakan reaksi berlebihan dari sistem kekebalan tubuh yang terdiri dari jaringan kompleks dan bersifat melindungi tubuh dari zat asing yang merugikan.
Pada mereka yang memiliki alergi, sistem kekebalan tubuh ini akan menafsirkan beberapa zat yang sebenarnya tak berbahaya, sebagai zat asing dan berpotensi merugikan. Akibatnya, sistem kekebalan tubuh membuat zat seperti antibodi dan histamin IgE, yang dilepaskan ke dalam aliran darah untuk melawan zat-zat asing tersebut.
Setelah zat dilepaskan ke aliran darah akan muncul reaksi inflamasi atau peradangan di bagian tubuh yang berbeda, dan gejala alergi pun berkembang. Dari beberapa organ akan terlihat gejala ini.
Biasanya, reaksi alergi muncul pada kulit, sistem pencernaan, hidung. Pemicu alergi bisa banyak hal, seperti makanan, minuman, udara, debu, obat hingga tumbuhan tertentu.
Penanganan alergi ini sebenarnya bisa dimulai dengan mengenali gejalanya dan mencari pemicunya. Perhatikan makanan dan minuman yang dikonsumsi anak, serta kebiasaannya. Jika muncul gejala-gejala berikut, Anda bisa mengkonsultasikannya pada dokter anak untuk penanganan lebih lanjut.
1. Reaksi pada kulit
Kemerahan, gatal, bengkak, hingga terasa perih merupakan gejala umur reaksi alergi yang muncul di kulit. Pada beberapa kasus bahkan hingga memicu rasa kebas atau mati rasa pada kulit.
2. Sistem pencernaan
Reaksi yang muncul berupa mual, muntah, diare, dan kram perut.
3. Hidung
Serbuk sari dari tumbuhan jadi pemicu utama reaksi alergi pada hidung, atau bisa juga kondisi udara. Reaksi yang muncul biasanya hidung tersumbat atau meler, bersin, mata berair hingga merah, dan batuk. Anak-anak dengan gejala alergi sangat mungkin memiliki gejala asma, ditandai dengan napas yang cepat, berbunyi serta batuk kering.(Sah)
(Sumber: Meredith Corp)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?