Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Minyak Esensial
Dream - Essential oil atau minyak esensial kini semakin populer digunakan saat anak mengalami penyakit ringan seperti flu, sakit perut atau diare. Anda yang suka menggunakannya lebih baik tak berlebihan dan ekstra hati-hati.
Ternyat aminyak esensial bisa menyebangkan keracunan. Sudah banyak anak-anak di Amerika Serikat yang mengalaminya.
Anak-anak lebih berisiko mengalami keracunan dari minyak esensial yang digunakan dalam perawatan, karena penggunaan yang kurang tepat serta dosis yang berlebihan. Dokter Justin Loden, dari Vanderbilt University Medical Center's Tennessee Poison Center, mengungkapkan jika semua minyak esensial menyimpan potensi membahayakan.
" Pada anak-anak, keracunan biasanya terjadi ketika mereka mencoba untuk menelan minyak, tapi tersedak sehingga minyak masuk ke paru-paru, yang menyebabkan pneumonia, hanya membutuhkan kurang dari setengah sendok teh, dan bisa menimbulkan bencana tersebut," ujar Loden.
Minyak esensial memiliki aroma yang sangat menarik dan memicu anak-anak untuk menghirup dan menelannya. Penyimpanan yang aman adalah kunci agar minyak ini tak menimbulkan keracunan pada anak-anak.
Penggunaan dosis yang berlebihan minyak tersebut juga bisa menimbulkan gejala yang cukup serius. Tanda-tandanya antara lain halusinasi, kejang, luka bakar, masalah pernapasan, hingga yang terparah, pembengkakan otak.(Sah)
(Sumber: Parents)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?