Tisu Basah Rawan Alergi

Reporter : Kusmiyati
Senin, 1 Desember 2014 19:04
Tisu Basah Rawan Alergi
Banyak yang menggunakan tisu basah untuk membersihkan sisa makanan pada mulut ataupun tangan. Namun menurut studi tisu basah dapat mengakibatkan kulit ruam merah, gatal bahkan bersisik.

Dream - Tisu basah menjadi salah satu item yang sepertinya selalu ada di tas. Banyak yang menggunakannya untuk membersihkan sisa makanan pada mulut ataupun tangan.

Namun menurut studi yang dikutip Worldobserveronline, tisu basah dapat mengakibatkan kulit ruam merah, gatal bahkan bersisik. Reaksi alergi tersebut dapat berisiko eksim, impetigo dan psoriasis.

Profesor Dermatologi dan Pediatri di University of Connecticut School of Medicine, dr Mary Wu Chang mengatakan selama dua tahun ini ada enam anak yang diidentifikasi menderita ruam misterius akibat tisu bayi. 

Reaksi alergi itu diperkirakan disebabkan oleh bahan kimia yang ada dalam tisu basah bayi. Penelitian dr Chang itu ditulis dalam Jurnal Medis Pediatrics.

Pasien pertamanya, gadis 8 tahun yang memiliki ruam di sekitar mulut dan di bokong. Kemudian dr Chang memberikan antibiotik dan steroid. Namun sayang obat itu tidak bertahan lama, beberapa waktu ke depan reaksi alergi tersbeut muncul kembali.

Setelah menyelidiki riwayat kesehatan anak tersebut, dokter menyadari anak itu menderita gangguan alergi bahan kima yang ada di tisu bayi, krim tangan dan lotion

Di tahun terakhir, beberapa manufaktur menaikkan konsentrasi bahan kimia dalam produk kosmetik, dan ini terjadi sering hingga 25 kali.

" Terlalu sering menggunakan tisu basah juga dapat mengakibatkan intoleransi lebih besar bahan kimia yang digunakan pada kebanyakan produk rumah tangga. Setelah tes alergi dan menghilangkan kebiasaan memakai tisu basah ruam gadis kecil itu menghilang," kata Chang.

Chang mengatakan, para ibu bukan berarti tidak boleh menggunakan tisu basah bayi namun perlu pembatasan pemakaiannya.

" Sulit memang bila berubah langsung tidak lagi menggunakan tisu basah terutama ketika bepergian. Tetapi ketika berada di rumah, akan lebih baik untuk menggunakan pembersih yang lembut dan air. Dengan cara itu Anda meminimalkan paparannya," kata Chang. (Ism)

Beri Komentar