Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Mengawali aktivitas sebelum pukul sepuluh pagi sepertinya hampir dilakukan semua pekerja dan menjadikannya sebagai rutinitas. Namun kebiasaan ini ternyata dapat berdampak kurang baik pada kesehatan. Dikutip Daily Mail, Kamis 10 September 2015, penelitian terbaru ahli tidur asal Oxford University yakni Dr Paul Kelley menemukan rutinitas tersebut merupakan penyiksaan terhadap tubuh.
Menurut riset, bekerja terlalu pagi dapat membuat tubuh lelah dan stres sehingga mengganggu kualitas tidur. Dan ini akan membahayakan tubuh terlebih untuk yang berusia di bawah 55 tahun.
" Tubuh seharusnya selaras dengan matahari dan tanpa sadar berkaitan langsung ke hypothalamus (bagian otak), bukan penglihatan. Kurang tidur adalah sebuah penyiksaan. Hati dan tubuh memiliki pola yang berbeda dan berganti dua atau tiga jam. Bekerja di bawah jam 10 pagi bisa membuat semua orang tersiksa dan mereka tidak seharusnya seperti itu," ungkap Paul.
Paul pun menyarankan agar perusahaan-perusahaan mulai mengubah kebijakan demi menyesuaikan jam tubuh alami manusia yakni setelah pukul 10 pagi.
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012