Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Ilustrasi
Dream - Permasalahan rambut kerap mencemaskan sebagian orang. Apalagi jika mulai merasa rambut berhenti tumbuh. Padahal rambut sehat adalah dambaan dan mahkota bagi setiap orang.
Dilansir dari Stylecraze, Senin, 16 November 2015, rambun pada keadaan normal biasanya akan tumbuh minimal setengah inci setiap bulan. Tapi hal itu tidak akan terjadi jika rambut rusak karena mengalami masalah kesehatan atau reaksi kimia.
Di bawah ini ada sembilan alasan yang dapat menjelaskan kenapa rambut seseorang berhenti tumbuh. Simak baik-baik agar mendapatkan tips terbaik untuk mencegah kerusakan rambut yang lebih parah lagi.
1. Kerusakan Rambut
Rambut akan berhenti tumbuh saat mencapai panjang tertentu. Pemutihan atau dikenal dengan istilah bleaching, mandi dan menggosok rambut adalah beberapa penyebab rambut menjadi rapuh dan menjadi kering hingga kemudian menyebabkan rambut menjadi rusak.
2. Kulit Kepala Tidak Sehat
Minyak dan produk perawatan rambut yang terlalu berat malah akan menyebabkan pori-pori kulit kepala menjadi tersumbat. Hasil akhirnya, rambut yang tumbuh pun akan menjadi kerdil. Pemicunya, proses pernapasan kulit kepala tidak berlangsung dengan baik.
Cobalah untuk menggunakan minyak esensial alami yang dapat menembus rambut Anda. Namun, saat Anda terpaksa menggunakan produk berkandungan berat sebaiknya langsung cuci rambut sesegera mungkin. Jika hal itu tidak dilakukan akan menyebabkan kulit menjadi tidak sehat. Kemudian akan mengakibatkan peradangan yang membuat rambut sulit untuk tumbuh kembali.
3. Rambut Membelah
Beberapa perempuan mencoba untuk mempertahankan rambut sepanjang mungkin, dengan menghindari potong rambut. Terkadang hal itu membuat ujung-ujung rambut menjadi kehilangan kelembaban. Kemudian rambut menjadi semakin kering saat terkena bahan kimia.
Ujung rambut akan menjadi terbelah menjadi helai-helaian tipis yang menyebabkan rambut menjadi rusak dari ujung hingga ke pangkal. Sebaiknya lakukan pemotongan ujung-ujung rambut setiap 10-12 minggu agar tidak menjadi terbelah dan tetap lembab hingga akar rambut.
4. Usia
Ketika beranjak tua, rambut seseorang akan cenderung menjadi lemah. Membuat rambut terlihat lebih pendek dan tipis. Ditambah dengan produksi minyak di kulit kepala yang juga mulai melambat. Sehingga kondisi rambut menjadi kurang terhidrasi dan berubah menjadi lebih kasar.
5. Stres
Tekanan emosional juga dapat mengakibatkan rambut menjadi rontok dan mengalami penurunan kualitas.
Manjakan diri dengan melakukan pijat kepala dan masker rambut. Hal ini juga akan membuat penampilan fisik menjadi tampak lebih muda.
6. Styling Rambut
Menggunakan alat-alat styling rambut memicu kerusakan rambut. Panas yang dihasilkan alat-alat tersebut dapat menyebabkan rambut menjadi terbelah dan kering.
Suhu tinggi yang digunakan untuk membuat gaya rambut dapat merusak kutikula batang rambut sehingga mengurangi pertumbuhan rambut. Gunakan pelembab rambut berupa serum untuk mencegah kerusakan rambut.
7. Genetika
Masing-masing orang memiliki siklus pertumbuhan rambut yang berbeda. Pertumbuhan rambut seseorang akan dipengaruhi oleh genetika. Sehingga bukan saja dipengaruhi oleh batas waktu tertentu. Gen bawaan dari saudara dan orang tua akan mempengaruhi batas waktu pertumbuhan rambut Anda.
8. Diet yang Tidak Tepat
Semua makanan yang kita konsumsi akan mempengaruhi kondisi kesehatan kulit dan rambut. Kekurangan vitamin dapat menyebabkan beberapa masalah serius pada rambut.
Saat memutuskan untuk diet, pastikan pola makan tetap sehat dan kaya akan nutrisi dengan jumlah yang cukup. Selain itu, asupan air yang masuk dalam tubuh juga harus memenuhi kebutuhan agar tubuh tetap terhidrasi.
9. Obat
Mengonsumsi obat tertentu, dapat mempengaruhi kesehatan rambut. Konsultasikan dengan dokter mengenai asupan vitamin saat harus mengonsumsi obat dalam jangka waktu lama.
Sehingga terhindar dari alergi, gangguan hormon atau masalah kesehatan lain yang dapat menyebabkan pertumbuhan rambut menjadi terhenti. Vitamin B12 dan kandungan seng akan membantu mmpertahankan panjang dan kualitas rambut Anda.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang