Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan
Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah
9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes
Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan
3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar
Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Abdurrahman Baswedan (aniesbaswedan.com)
Dream - Nama Abdur Rahman (AR) Baswedan mungkin tidak begitu dikenal publik. Dalam buku sejarah pun, nama ini tidak banyak disebut.
Saat meninggal, pun jenasahnya tidak dikebumikan di Taman Makam Pahlawan (TMP). Padahal, perannya begitu besar bagi sejarah perjalanan terbentuknya republik ini.
" Sebagai perwakilan peranakan Arab, beliau turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia," ujar Sejarawan Didi Kwartanada dalam diskusi buku 'AR Baswedan: Revolusi Batin Sang Perintis' di Auditorium Harun Nasution, Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu, 3 Juni 2015.
Peneliti pada Yayasan National Building, Putut Widjanarko membenarkan hal tersebut. Menurut Putut, peran AR Baswedan tidak kalah penting dibandingkan tokoh perjuangan dan kemerdekaan lainnya.
Putut pun menyebut tokoh ini sebenarnya layak menyandang gelar Founding Fathers (Bapak Pendiri Bangsa). " Dia (AR Baswedan) turut menjunjung persatuan Indonesia melalui bahasa Indonesia," kata Putut.
Bahkan, terang Putut, perjuangan tokoh ini tidak bisa dianggap enteng. AR Baswedan pun harus meyakinkan masyarakat keturunan Arab yang tidak bisa menerima model pemerintahan gaya Barat.
" Etnis Arab melakukan penolakan karena yang kebarat-baratan itu kafir," kata Putut.
Gaya perjuangan AR Baswedan tidak jarang mendapat penolakan dari masyarakat keturunan Arab. Puncaknya, dia dikritik tajam oleh saudara satu etnisnya lantaran lebih memilih mendukung nasionalisme Indonesia ketimbang kemerdekaan Palestina.
" Itulah perjuangan yang paling maut," ungkap Didi.
(Ism, Laporan: Maulana Kautsar)
Advertisement

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Sering Menahan Diri untuk Bicara? Kebiasaan Ini Bisa Diam-Diam Merusak Hubungan

Suka Membaca Buku? Kebiasaan Ini Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 33 Persen Lebih Rendah

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes