Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Setiap mahluk hidup pastinya akan merasakan datangnya hari kematian. Kematian menjadi sesuatu hal yang tak bisa ditawar dan dielakan siapa pun karena sudah ditakdirkan oleh Allah SWT.
Allah SWT berfirman;
"Dan Allah tidak akan memundurkan waktu kematian seseorang jika sudah sampai pada ajalnya, dan Allah maha teliti akan amal-amal yang kalian kerjakan". (QS Al Munafiqun: 11)
"Dan setiap umat ada ajalnya. Maka jika telah sampai ajal mereka, tidak mereka bisa memintanya supaya diakhirkan walau sesaat dan tidak pula bisa meminta supaya disegerakan". (QS Al Araf: 34)
Namun tahu kah kalian jika kematian sebenarnya bisa ditunda dengan beberapa amalan. Menunda kematian disini bukan berarti menentang ketentuan mutlak Allah SWT, tetapi dimaksudkan walaupun raga kita telah tiada namun kebaikan amal yang kita tanam tetap dapat dirasakan manfaatnya.
Walaupun hakikatnya kita sudah mati, namun kemanfaatan diri kita masih dapat dirasakan seakan-akan kita belum tiada. Dengan demikian, walaupun kematian tidak bisa dielakkan namun amalan 'penunda kematian' ini bisa menjadi jalan bagi kita untuk meraih predikat manusia terbaik di hadapan Allah SWT.
Lantas amalan-amalan apa sajakah yang dimaksud? Yang pertama adalah bersedekah.
Rasulullah SAW bersabda;
"Sesungguhnya sedekah seorang muslim dapat menambah umurnya, dapat mencegah kematian yang su’ul khotimah, Allah akan menghilangkan sifat sombong, kefakiran, dan sifat berbangga diri darinya”. (HR Thabrani)
Mringankan tangan dengan melakukan sedekah dengan ikhlas, niscahya penjelesan dalam hadis di atas akan kita nikmati sepanjang hayat.
Yang kedua adalah Berbakti Kepada Kedua Orang Tua. Rasulullah SAW bersabda;
"Barangsiapa senang (berharap) Allah memperpanjang umurnya dan menambah rizkinya maka hendaklah berbakti pada kedua orang tuanya dan menyambung hubungan sanak famili". (HR Al Baihaqi)
Betap luar bisanya jika kita bisa berbakti kepada orang tua, apalagi jika kita mendapati kedua orang tua yang sudah lanjut usia. Maka memelihara mereka dengan sebaik baiknya perilaku seorang anak yang baik bisa menjadi ladang amal menuju surga yang diridhoi.
Yang terakhir adalah amalan menjalin dan mempererat tali silahturahmi. Rasulullah SAW bersabda;
"Siapa yang ingin rezekinya diperluas dan umurnya panjang, maka hendaklah ia bersilaturahmi". (HR Bukhari).
Jadi silaturhami dianjurkan karena dapat meluaskan rezeki dan memperpanjang umur hidup semata mata untuk memperbaiki diri. Untuk tiu kebaikan dari silahturahmi dapat dipetik kelak hingga kita sudah tiada.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari