5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah
Berhenti Makan Gula Bikin Pusing dan Mudah Marah? Ini Cara Meredakan Gejalanya
Mengapa Sulawesi Dikenal dengan Nama Celebes? Begini Asal-usul Nama yang Dipakai Bangsa Eropa
Ilustrasi
Dream - Fenomena langka Gerhana Matahari Total (GMT) akan segera terjadi di Indonesia, tepatnya pada Maret 2016 mendatang. Munculnya GMT ini tak ayal bakal menyedot perhatian turis mancanegara.
Beberapa wilayah Indonesia yang akan dilalui fenomena langka itu harus bersiap diserbu turis asing. Dari beberapa kota di Indonesia, salah satunya adalah wilayah Ternate.
Ternate menjadi tempat terlama kedua setelah Palu yang akan dilalui GMT 2016. GMT di wilayah ini diprediksi akan muncul selama dua menit empat puluh detik.
Jelang fenomena itu, Ternate pun sudah mulai diincar ribuan turis mancanegara. Bahkan sebagian besar turis telah merencanakan perjalanan ke Indonesia sejak satu tahun lalu.
" Hingga kini sudah ada 2400 turis asing yang memadati Ternate demi melihat GMT 2016. Mereka sudah mem-booking hotel sejak satu tahun sebelumnya," ungkap Samin Martoli, Kadis Provinsi Maluku Utara seperti dikutip dari situs Kemenpar.
Dalam menyambut GMT, Maluku Utara telah menyiapkan spot yang diperkirakan akan menjadi titik munculnya fenomena itu.
" Kita ada tujuh titik fokus GMT, untuk Ternate ada empat yakni pertama dari jalan Pahlawan Revolusi hingga kantor eks Gubernur. Lalu ada pula di Taman Nukila hingga Masjid Al Munawar. Selanjutnya di Stadion Gelora Kie Raha, terakhir di Kedaton Ternate. Sisanya ada di Jailolo, lalu di Kesultanan Keraton Tidore serta di So Vivi," paparnya.
Turis asing yang hendak berkunjung kebanyakan datang dari Malaysia, Jepang, Jerman, Australia dan Amerika Serikat.
" Untuk Malaysia sudah booking di Hotel Bukit Pelangi, Jepang di dekat Stadion Gelora Kie Raha, lalu ada Jerman, Australia dan Amerika di dekat Taman Nukila."
Advertisement
Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan


Jalan Kaki Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Ini 5 Cara Membuatnya Lebih Efektif

8 Tanda Tubuh Kebanyakan Kafein, dari Jantung Berdebar hingga Sulit Tidur

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor

Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Bisa Bikin Pernikahan Lebih Kuat, Tak Perlu ke Gym

5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya