Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Sebuah situs yang fokus pada perkembangan bahasa dunia, Ethnologue.com baru-baru ini memasukkan Jakarta sebagai salah satu dari beberapa kota di dunia yang memiliki bahasa terbanyak.
Tak bisa dipungkiri memang, Jakarta menjadi gudang dari berbagai bahasa karena masyarakat yang tinggal di dalamnya berasal dari berbagai daerah dan etnis di nusantara.
Sebagian besar penduduk Jakarta bahkan merupakan pendatang dari daerah lain yang merantau karena tertarik dengan iming-iming meraih kesuksesan jika mengadu nasib di ibukota negara.
Fenomena merantau ini pula yang turut andil dalam terjadinya sebuah akulturasi budaya hingga menyebabkan ada banyaknya pula bahasa yang digunakan.
Menurut situs Ethnologue, setidaknya terdapat 700 bahasa berbeda yang diucapkan warga Jakarta. Memang sebagian besar orang yang datang ke Jakarta menggunakan bahasa Indonesia. Namun tidak sedikit pula yang masih menggunakan bahasa daerahnya masing-masing dalam kehidupan sehari-hari.
Keragaman bahasa penduduk Jakarta menjadi salah satu nilai lebih sekaligus daya tarik yang membuat banyak wisatawan penasaran ingin datang.
Sementara itu, kota-kota lain yang juga masuk dalam daftar Ethnologue sebagai kota dengan bahasa terbanyak adalah Port Moresby (Papua Nugini), Lagos (Nigeria), New Delhi (India), dan Los Angeles (Amerika Serikat). (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Ekonomi RI Ditekan Perang, Bencana, dan Korupsi, JK: 'Punya Uang Saja Tidak Cukup'

