Media Sosial Saudi Geger Temuan Tulang di Masjidil Haram

Reporter : Eko Huda S
Kamis, 18 Desember 2014 15:31
Media Sosial Saudi Geger Temuan Tulang di Masjidil Haram
Kabar penemuan tulang awal pekan ini telah memicu perdebatan, apakah ada kuburan di bawah Masjidil Haram atau tulang itu hanya tulang hewan biasa.

Dream - Pengguna media sosial di Arab Saudi digegerkan beredarnya foto tulang belulang yang diklaim ditemukan oleh salah satu pekerja konstruksi di bawah Masjidil Haram, Mekah. Kabar penemuan tulang awal pekan ini telah memicu perdebatan, apakah ada kuburan di bawah Masjidil Haram atau tulang itu hanya tulang hewan biasa.

Dikutip Dreamd dari laman Arab News, Kamis 18 Desember 2014, kabar yang beredar menyebutkan bahwa tulang itu ditemukan di Bukit Safa. Tulang itu ditemukan oleh pekerja yang tengah menangani proyek perluasan Masjidil Haram.

Laman Arab News juga mengutip sumber pejabat kerajaan, yang menyebut tak ada kuburan di bawah Masjidil Haram. Pejabat itu juga menyebut saat ini pihak terkait tengah melakukan tes terhadap tulang yang ditemukan itu.

Menurut laporan Arab News, foto yang beredar di jejaring media sosial itu juga menunjukkan sejumlah petugas keamanan yang tengah melakukan penggalian di sekitar lokasi penemuan tulang, untuk melakukan pengecekan. Komisi Turis dan Kepurbakalaan Saudi (SCTA) juga dilibatkan untuk melindungi situs tersebut.

Sementara, menurut laman Saudi Gazette, petugas keamanan Masjidil Haram telah membantah adanya makam di bawah Masjidil Haram itu. “ Berita penemuan makam di bawah mataf (tempat jamaah melakukan tawaf) adalah tidak benar,” kata Brigadir Mohammed Bin Wasel Al-Ahmadi.

Dia mengaku tak menerima berita apapun tentang keberadaan kuburan di Masjidil Haram. “ Jika ada informasi yang solid kami pasti akan segera menyelidiki dan mengungkapkannya kepada publik,” tambah Al-Hamdi.

Sementara, juru bicara untuk Dewan Urusan Dua Masjid Suci, Ahmed Al-Mansouri, mengatakan, keaslian laporan dan foto-foto akan diperiksa secara menyeluruh.

“ Dewan menaruh perhatian besar terhadap foto-foto tulang belulang itu. Kami akan memeriksa dan segera menyampaikannya kepada publik.”

Al-Mansouri menyarankan media untuk tidak mengedarkan berita yang bisa mencoreng kesucian Masjidil Haram. Dia juga mengingatkan berita-berita seputar Masjid Suci harus benar-benar dikonfirmasi sebelum diangkat.

Sementara itu, harian Makkah pada Rabu mengutip seorang sumber internal di Dewan Urusan Dua Masjid Suci mengatakan bahwa tulang belulang yang ditemukan di Masjidil Haram adalah milik binatang.

Beri Komentar