Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
© MEN
Dream - Peluang menjadi wirausaha terbuka bagi segala macam profesi. Tidak terkecuali di kalangan jurnalis.
Peluang tersebut semakin luas terbuka dengan hadirnya kecanggihan teknologi digital. Jurnalis dapat memanfaatkannya untuk mengembangkan potensi kewirausahaan.
Menangkap peluang itu, JOB (Joint Operating Body) Pertamina-Medco E&P Simenggaris mendorong para jurnalis di Tarakan, Kalimantan Utara untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan.
Dalam kegiatan Media Gathering dan Edukasi yang berlangsung empat hari, para jurnalis juga dibekali dengan pengetahuan untuk meningkatkan kompetensi menulis dan fotografi.
Saat membuka kegiatan, General Manager JOB Simenggaris, Akhmad Tri Budi Prabowo, mengatakan pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi penghalang untuk meningkatkan kompetensi. Meski kegiatan harus dijalankan secara virtual.
" Tahun ini kita fokuskan bukan hanya pada peningkatan kompetensi di bidang menulis dan fotografi, tapi juga materi yang bisa mendorong munculnya jiwa kewirausahaan teman-teman jurnalis, ini silaturahmi virtual yang produktif sekaligus menambah keakraban dan mengobati rindu karena lama tidak bisa bertemu," ujar Budi melalui keterangan tertulis.
Gathering dan edukasi media merupakan agenda rutin tahunan dari JOB Simenggaris yang mengeloka Wilayah Kerja di Kalimantan Utara. Tahun lalu, kegiatan ini difokuskan pada peningkatan pengetahuan jurnalis terhadap kegiatan hulu migas.
Beberapa narasumber yang dihadirkan dalam Media Gathering JOB Simenggaris tahun ini yaitu Pakar Digital Marketing Andreas Agung Bawono serta Kuncasono Prasetyo, mantan jurnalis yang merintis bisnis konveksi. Dua pembicara ini mengisi sesi pengembangan kewirausahaan.
Andreas mengatakan dalam merintis bisnis bisa dilakukan survei lebih dulu melalui media sosial untuk mengetahui barang atau jasa apa yang paling dibutuhkan orang. Tetapi juga bisa bermula dari apa yang paling diminati.
" Intinya, jika mau berusaha jangan terlalu banyak mikir atau takut rugi. Jalankan saja. Era digital memungkinkan semua orang bisa membangun usaha. Yang penting jangan gagap teknologi dan nggak ada alasan untuk gaptek karena mudah dipahami,” kata Andreas.
Sedangkan untuk materi peningkatan kompetensi menulis dan fotografi yang juga diikuti tim internal JOB Simenggaris, dihadirkan narasumber yaitu Nanang Krisdinanto yang merupakan mantan wartawan dan kini dosen Universitas Widya Mandala, Beki Subechi selaku koordinator forografer Jawa Pos Grup dan Dwi Eko Lokononto selaku anggota Dewan Pertimbangan dan Pengawas Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
Ketua PWI Kalimantan Utara, Datu Iskandar Zulkarnaen, menyambut gembira kegiatan ini. Dia menilai materi dalam kegiatan sangat bermanfaat, terutama untuk jurnalis yang bersiap menyambut masa purna tugas.
" Usaha apa yang tepat untuk orang seperti saya? Bagaimana harus mengawali usaha?" kata Datu.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?