Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
(Fotto: Ningrum Perdana Putri)
Dream - Terbiasa mengenakan busana maskulin sejak kecil, Ningrum Perdana Putri, hijaber yang mengaku bekas preman, merasa pernah berada di luar batas sebagai kodratnya.
Walaupun mengenyam pendidikan di sekolah yang mewajibkan muridnya berhijab, Ningrum tetap merasa dirinya belum menjadi umat-Nya secara utuh.
" Lepas pasang gitu pakainya, berlangsung sampai saya akil baligh," curhatnya lewat #KataHati Dream.co.id pada Selasa, 19 Juli 2016.
Berteman dengan kebanyakan pria dan dikelilingi empat orang adik laki-laki membuat sikap dan sifat Ningrum makin terlihat tomboi.
" Saya hampir terjerumus pergaulan bebas," kenang Ningrum.
Namun Allah SWT masih memberikan jalan terbaik untuk Ningrum sehingga dia dapat melanjutkan kehidupan lebih baik.
Keajaiban itu datang ketika dirinya memutuskan untuk melanjutkan kuliah dan bertemu dengan beragam orang baru dan organisasi.
" Saat ospek, saya memang sudah mengenakan hijab tetapi saya sadari belum sesuai syariat," kata Ningrum.
" Waktu mulai perkuliahan, saya sering main bersama kumpulan hijaber yang membentuk formasi lingakaran dalam keadaan duduk. Orang bilang itu halaqah, saya minta teman untuk ke tempat halaqah itu. Masyallah, bikin saya merinding karena dapat merasakan angin surga sampai merasuk jantung dan pikiran," tambahnya menjelaskan.
Sampai saatnya Ningrum mengenal apa itu murrabi, seperti diketahui murrabi merujuk kepada pendidik yang bukan sahaja mengajarkan sesuatu ilmu tetapi dalam masa yang sama cuba mendidik rohani, jasmani, fizikal dan mental.
" Kenapa muslimah itu dari ujung rambut ke ujung kaki itu aurat? Karena kita istimewa, karena Allah tak ingin kita ternodai dan Allah cinta akan kita. Maka itu, mulai lah dari menutup aurat, bukan bungkus aurat," gerutunya dalam hati.
Mulai mengenakan pakaian tertutup rapat, Ningrum sadar akan wilayahnya sebagai kaum hawa tak sembarangan bersentuhan dengan kaum adam.
" Tutup aurat itu sesuai syariat agama, bukan hanya sekadar membungkus tubuh," tegasnya.
--
Ini #KataHati Ningrum dalam memutuskan untuk berhijab. Apa #KataHati mu ketika memutuskan untuk berhijab?
Kirimkan cerita pengalaman pertama kali berhijab dengan tagar #KataHati ke komunitas@dream.co.id dengan memberikan foto berkualitas tinggi (high resolution)
sekarang juga! Cerita kamu akan ditayangkan di Dream.co.id. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan