Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Foto: One Day To Write)
Dream - Upaya menumbuhkembangkan kegemaran menulis perlahan-lahan membuahkan hasil. Workshop Menulis Keliling SMA garapan komunitas One Day to Write (ODTW) buktinya.
Berakhir pada akhir Maret lalu, sebanyak 529 peserta dari 10 Sekolah Menengah Atas (SMA) turut meramaikan workshop tersebut.
Tim ODTW yang diketuai Lala Elmira sebelumnya pernah menjalani tour workshop ke beberapa Sekolah Dasar (SD). Tujuan sama. Menularkan kebiasaan menulis lewat pelatihan.
Lala kepada Dream, mengungkapkan ada suasana yang sangat berbeda ketika workshop dari SD ke SMA digelar. Perbedaan terlihat dari segi konsep maupun skema pelatihan.

“ Berawal dari undangan mengisi acara literasi Oktober lalu di sebuah SMA, saya sadar bahwa anak-anak SMA juga sama seperti siswa SD yang biasa kami berikan workshop. Mereka butuh wadah apresiasi untuk karya mereka. Setelah selesai acara, mereka masih saja semangat bertanya seputar penulisan. Masa remaja tentu memberi efek yang besar bagi karya yang mereka buat. Tema yang mereka pilih tentu juga berbeda dengan anak-anak SD," tutur Lala.
Tema percintaan dan konflik antar teman adalah dua tema yang paling sering dipilih
peserta Menulis Keliling SMA.
Meski menetapkan tema bebas, Lala menantang peserta untuk memasukkan satu unsur warna di dalam karyanya seperti nama atau latar tempat.

Selain para siswa SMA, sambutan positif pun datang dari pihak sekolah.
Albaini Zuhdi, selaku Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) bidang kesiswaan SMAn 81 Jakarta mengatakan " Workshop ODTW adalah suatu kegiatan yang sangat bagus, mencerahkan, dan dapat menjadi salah satu solusi terhadap optimasisasi potensi pelajar dan generasi muda, serta memfasilitasi tersalurkannya energi mereka menjadi suatu karya."
Dari rangkaian workshop Menulis Keliling SMA ini akan ada 30 naskah yang siap dimuat di satu buku dan tentunya akan diterbitkan seperti cerpen dari workshop menulis di SD.
“ Kami kewalahan sekali memilih naskah. Andai satu buku muat 70 naskah, mungkin kami akan jauh lebih mudah untuk memilih. Pengumuman 30 naskah terbaik akan kami umumkan Insya Allah awal April," pungkas hijaber satu ini.
Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:
1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin di-publish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya