Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Tas Frakta (Dok: IKEA Indonesia)
Dream - Tas plastik biru Frakta selalu jadi andalan konsumen Ikea. Ukurannya sangat besar, bisa membawa banyak barang dan cukup kuat. Bukan hanya digunakan untuk berbelanja di Ikea saja, tas ini juga bisa dimanfaatkan untuk banyak hal.
Frakta juga disebut-sebut sebagai tas yang paling fungsional bagi banyak orang di dunia selama 24 tahun terakhir.
Ada juga fakta menarik seputar Frakta yang seru untuk diketahui. Yuk simak, Sahabat Dream.
FRAKTA artinya Membawa
Sesuai dengan fungsi tas yang ditawarkan, dalam bahasa Swedia FRAKTA memiliki arti membawa. Tas ini dibuat dari material 100% polipropilena yang membuatnya kuat untuk menampung beban hingga 25 kilogram. Selain itu, material ini juga memungkinkan kamu untuk melipatnya menjadi ukuran yang ringkas dan mudah dibawa ke mana pun.
© Dream

Frakta diproduksi untuk pertama kali pada 1996 oleh dua karyawan sekaligus desainer terlama IKEA yaitu Marianne and Knut Hagberg. Desain asli Frakta adalah tas bentuk trapesium berwarna biru khas IKEA dengan tali tas yang bertuliskan logo IKEA.
Selain itu, dalam beberapa kali kesempatan IKEA berkolaborasi dengan desainer ternama dunia untuk melakukan sedikit renovasi pada desain FRAKTA. Misalnya, FRAKTA Bag IKEA x Virgil Abloh yang hadir dengan bentuk lebih stylish dan bergaya millenials.
© Dream
Konsep awal yang ditawarkan oleh IKEA melalui Frakta adalah konsep ramah lingkungan. IKEA Indonesia sejak pertama hadir pada Oktober 2014, memiliki komitmen untuk tidak memberikan kantong plastik untuk produk-produk yang dibeli di tokonya.
Sebagai gantinya, ada Frakta yang berbahan dasar ramah lingkungan dan dapat terurai. Tas seharga Rp 9.900 ini dapat dipakai hingga 1.000 kali. Bahkan ada juga yang memanfaatkan jadi pot tanaman.
Blue Bag Project
Fakta lainnya tentang Frakta adalah uang pembelian Frakta digunakan untuk program CSR yang dinamai Blue Bag Project. Pada 2015, IKEA Indonesia bekerjasama dengan Mercy Corps Indonesia untuk mengadakan proyek air bersih dan sanitasi di Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Lalu pada 2020, Blue Bag Project terlibat untuk ketahanan Covid-19 di Jawa Barat.
Seluruh keuntungan yang didapatkan dari penjualan FRAKTA pada periode 1 Mei sampai 31 Juli 2020 di Indonesia, dikonversikan menjadi masker wajah pakai ulang dan matras.
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama


3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi

Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026

Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
