Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Tertidur. (Source: Shutterstock)
Dream - Semakin banyak orang yang menjalani pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan alami, berolahraga teratur, serta mengelola stres.
Meski begitu, ternyata masih banyak orang yang mengabaikan pentingnya waktu tidur maksimal dan berkualitas setiap malam. Idealnya, orang dewasa tidur selama 7-8 jam.
Ketika tidur cukup dan berkualitas, kamu akan lebih mudah mendapatkan berat badan ideal, terhindar dari stres, dan merasa lebih berenergi untuk beraktivitas sepanjang hari.
Sayangnya, meningkatkan kualitas dan kuantitas tak semudah yanng dibayangkan. Hal-hal kecil seperti menaruh gawai di kamar tidur atau terlelap saat lampu menyala pun bisa mengurangi kualitas tidurmu.
Selain menentukan waktu tidur, kamu mendapat tugas tambahan untuk memperhatikan kondisi kamar serta tubuhmu untuk bisa meningkatkan kualitas maupun kuantitas tidur di malam hari. Selain membuat kondisi kamar lebih nyaman untuk tidur, kamu juga bisa mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti yang dilansir dari Pop Sugar berikut ini.

Mungkin, kamu sering direkomendasikan untuk mengonsumsi suplemen vitamin C atau D untuk meningkatkan imunitas tubuh. Padahal, suplemen yang dibutuhkan bukan hanya kedua vitamin itu saja.
Tubuhmu juga membutuhkan vitamin dan mineral lainnya. Apalagi, jika tubuhmu kurang mengonsumsi vitamin dan mineral tertentu, seperti magnesium.
Di samping bermanfaat untuk kesehatan tulang, magnesium juga berfungsi untuk mengontrol tekanan darah. Bahkan, magnesium diklaim mampu memberikan efek relaksasi dan membantu tidur. Sehingga, suplemen magnesium bisa membantu mengatasi insomnia.
Tapi, kamu harus berkonsultasi pada dokter terlebih dulu untuk memastikan kebutuhan tubuhmu terhadap suplemen magnesium agar kadarnya tidak berlebihan dan menyebabkan efek samping buruk.

Teh seringkali dijadikan solusi ketika sulit tidur. Kamu bisa mengonsumsi teh rooibos untuk mengatasi kesulitan tidur. Teh rooibos juga bebas kafein dan dapat menekan produksi kortisol. Jadi, tidak heran jika kamu bisa tidur lebih mudah setelah mengonsumsinya.
Kandungan tanin pada teh rooibos juga lebih sedikit daripada jenis teh lainnya. Tanin sendiri merupakan zat yang dapat menghambat penyerapan beberapa jenis nutrisi. Sehingga, mengonsumsi teh rooibos tidak akan mengganggu efek dari konsumsi vitamin atau suplemenmu.

Di samping sehat dan kaya akan protein dan lemak, kacang-kacangan juga dapat meningkatkan kadar tritofan. Tritofan sendiri merupakan jenis asam amino yang diklaim mampu meningkatkan kualitas tidur.
Sama seperti teh rooibos, kacang-kacangan juga mengandung kadar tanin yang rendah. Bahkan, kacang-kacangan pun mengandung magnesium yang membuat tubuhmu lebih mudah tidur.
Meski ketiga jenis makanan dan minuman ini mampu mempermudah tidurmu, tapi kamu tetap harus menjalani pola hidup sehat untuk memaksimalkan kualitas serta kuantitasnya. Sehingga, tubuhmu akan lebih sehat dan bugar.
Laporan: Amanda Putri Ivana
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan