Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Media Sosial
Dream - Menjadi orangtua di era digital seperti saat ini memang perlu banyak penyesuaian dan belajar seputar teknologi serta perkembangan internet terus-menerus. Dengan ilmu yang kita punya, Sahabat Dream bisa leluasa mendampingi buah hati.
Sudah banyak kasus penulisan "status-status" anak dan remaja di media sosial yang tidak semestinya dibuat. Begitu juga posting foto-foto pribadi yang seharusnya tak jadi konsumsi publik.
Cobalah ajarkan empat hal berikut pada anak, terutama yang menjelang remaja, atau ketika mereka mulai memiliki akun media sosial sendiri. Jangan sampai di kemudian hari anak "kebablasan" di internet.
1. Selalu berpikir sebelum menulis status
Menulis status memang sangat mudah, tapi anak perlu tahu kalau status yang ditulisnya dibaca banyak orang. Katakan padanya berpikir sejenak sebelum menulis status atau berkomentar, karena bisa saja status tersebut menyinggung orang lain atau malah jadi bumerang baginya.
2. Semua orang bisa melihat
Dalam mem-posting sesuatu di media sosial apapun itu, anak perlu tahu kalau seluruh orang, bukan hanya teman-temannya, bisa melihat. Mintalah anak untuk lebih selektif dalam memajang foto-foto pribadinya. Terutama kesehariannnya, karena hal itu sangat berpengaruh pada privasi dan keamanannya.
3. Internet tak bisa menggantikan pertemuan langsung
Email, chat, atau video call sangat mudah dilakukan kapan pun. Anak pun akan dengan mudah beradaptasi dengan teknologi komunikasi. Tekankan padanya kalau internet memang sangat membantu dalam komunikasi tapi tak akan bisa menggantikan pertemuan langsung.
Anak juga harus tetap berinteraksi secara langsung dengan teman-teman dan saudara-saudaranya. Hal ini penting agar mereka tak jadi generasi yang malah gagap saat harus bersosialiasi secara langsung.
4. Hargai perbedaan
Banyak sekali kasus "ribut" di media sosial karena perbedaan pendapat. Ajarkan padanya kalau orang berhak berpendapat berbeda dan ia pun demikian. Mintalah anak untuk berkomentar seperlunya dan hargai perbedaan yang ada.
Jangan segan untuk memberinya contohnya seputar perbedaan di sekitar rumah, misalnya beda suku atau agama, dan tak perlu ada yang diributkan.
(Sah/Sumber: Parents)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya