Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Menanam tanaman hias di dalam rumah tak hanya membuat suasana hati menjadi lebih baik tapi juga akan bermanfaat bagi kesehatan.Tapi, manfaat tersebut tidak berlaku bagi hewan.
Beberapa tanaman hias ternyata dapat berdampak buruk bagi hewan peliharaan. Ada yang menyebabkan gangguan pencernaan, iritasi kulit, bahkan kematian.
Hewan peliharaanmu tidak bisa membedakan mana tanaman yang baik untuk mereka dan yang tidak. Jadi, kamu perlu menjauhkan beberapa jenis tanaman hias dari hewan peliharaanmu.
Dilansir dari Reader's Digest, berikut jenis tanaman hias yang dapat berdampak buruk bagi hewan peliharaan.

Lily merupakan tanaman hias yang berbunga dan sangat mudah dirawat di dalam maupun luar ruangan. Meski memiliki bunga yang sangat indah, namun dapat berbahaya bagi kucing.
Menurut Veterinarian Shelly Zacharias, lily mengandung oxalate crystals yang buruk bagi kesehatan ginjal pada hewan peliharaan.
Jika hewan peliharaanmu menelannya, bawalah ke dokter agar bisa dimuntahkan kembali dan diberikan perawatan pencegahan efek buruk lanjutan.
Gantilah lily dengan anggrek putih yang tidak berbahaya bagi hewan peliharaan dan tidak terlalu sulit dirawat.
Alokasia
Jika menyukai tanaman aroid, mungkin kamu telah mengoleksi beberapa jenis alokasia.
Walaupun bentuk tanamannya sangat unik, namun alokasia mengandung calcium oxalate yang dapat menyebabkan gangguan pada ginjal hewan peliharaanmu.
Bawalah hewan peliharaan ke dokter jika memakan tanaman alokasia. Kamu bisa menggantinya dengan calathea medallion yang lebih aman untuk kucingmu dan tidak membutuhkan perawatan intens.
Walaupun tidak membutuhkan perawatan intens dan memiliki tekstur daun yang tebal serta licin, namun jade plant dapat menyebabkan gejala neurologis seperti depresi.
Pergilah ke dokter hewan jika hewan peliharaanmu memakan jade plant. Apalagi, jika sudah muntah-muntah dan sempoyongan.
Gantilah jade plant dengan sejenis sukulen seperti haworthia retusa yang memiliki kemiripan struktur.
Devil's ivy

Devil's ivy atau yang bisa disebut photos dan sirih gading ini sangat mudah dirawat.
Kamu bisa merawatnya dengan berbagai media tanam dan tidak perlu meletakkannya di tempat yang kaya akan sinar matahari.
Meski begitu, tanaman ini mengandung calcium oxalate yang dapat menyebabkan iritasi pada mulut, tenggorokan, lidah serta bibir.
Bahkan, hewan peliharaanmu bisa merasakan sensasi terbakar, muntah serta kesulitan mencerna makanan.
Jika hewan peliharaanmu muntah setelah memakan tanaman ini, segera bawa ke dokter. Jika matanya terdampak, basuh dengan air.
Mandikan kucingmu jika kulitnya mulai terdampak. Gantilah tanaman ini dengan jenis pilea seperti peperomioides agar lebih aman untuk hewan peliharaanmu.

Selain sirih gading, lidah mertua juga merupakan tanaman yang sangat sering dimiliki oleh pecinta tanaman dalam maupun luar ruangan.
Kemampuannya untuk membersihkan udara dan perawatan yang mudah menjadi alasan mengapa tanaman ini banyak diminati.
Tapi, lidah mertua mengandung bahan kimia saponin yang dapat menyebabkan kucing mual, muntah dan diare jika termakan.
Konsultasikan pada dokter hewan jika kucingmu mulai menunjukkan gejala muntah-muntah setelah memakan lidah mertua. Ganti tanamannya dengan caeroba yang mirip dengan lidah mertua.
(Sumber: Reader's Digest)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya