Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Kamar Bayi
Dream - Bayi baru lahir sangat sensitif terhadap bahan-bahan kimia berbahaya. Reaksi pun bisa langsung muncul jika terpapar bahan-bahan tersebut. Mulai dari kemerahan, gatal, hingga sesak napas.
Bagi para calon ibu yang sedang menantikan kelahiran buah hati dan menyiapkan kamar bayi, ketahui sumber-sumber bahan kimia berbahaya. Sangat penting untuk memperhatikannya, jangan sampai berdampak negatif pada kesehatan si kecil.
1. Cat anti-racun
Pertimbangkan untuk menggunakan cat khusus bebas racun. Cat biasa sebagian besar mengandung senyawa organik volatil (VOC/ Volatile Organic Compounds) yang bisa membuat bayi mengalami sakit kepala atau sesak napas. Saat ini sudah banyak beredar di pasaran cat tanpa bahan beracun yang ramah anak.
2. Perlengkapan dari bahan alami
Banyak sekali bahan kimia dalam peralatan seperti lem, pernis, cat, dan serat kain. Sebaiknya cari furnitur yang dibuat dari kayu murni, dan bukan dari bahan fiberboard. Untuk karpet, sebaiknya tidak memilih yang berbahan polypropylene atau bahan sintetis lainnya.
3. Pilih kasur organik
Bayi baru lahir tidur selama 16-17 jam sehari. Ini berarti sebagian besar waktunya dihabiskan di atas kasur. Pertimbangkan untuk mencari kasur dari bahan organik dan dipadukan dengan seprai berbahan katun.
4. Aliran udara
Peningkatan aliran udara di sebuah ruangan mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Udara yang bergerak akan membantu membersihkan ruangan dari racun. Untuk itu, jendela di kamar bayi secara teratur harus dibuka.
5. Jangan tumpuk barang kotor
Singkirkan segala hal yang mungkin bisa menyebabkan perkembangan kuman, seperti botol susu, piring, atau gelas yang belum sempat dicuci. Jangan pula membawa peralatan make-up Anda ke dalam kamar bayi, karena rentan terhadap perkembangan bakteri.
(Sumber: Mind Body Green)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

