7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ilustrasi (Shutterstock.com)
Dream - Menu sahur tidak harus dimasak dadakan. Kita bisa menyiapkan menu sahur pada siang maupun sore hari. Sehingga, kita tidak perlu repot di dapur saat tengah malam maupun jelang Subuh hari.
Kita bisa membeli maupun memasak menu yang bisa dihangatkan jelang santap sahur. Menu-menu yang dibeli maupun dimasak pada sore hari bisa dimasukkan di kulkas, dan dihangatkan jelang sahur.
Sehingga, kita tak butuh effort lebih untuk menyiapkan santap sahur, apalagi biasanya kita terburu-buru karena aktu yang sangat mepet dengan waktu Subuh. Apalagi, saat bangun untuk sahur, mata kita pasti masih sangat berat karena mengantuk.
Meski demikian, yang perlu diperhatikan adalah tidak semua jenis makanan baik untuk dihangatkan dan dikonsumsi kembali. Berikut ini menu-menu yang bisa dihangatkan untuk santap sahur.

Seafood juga sangat baik dikonsumsi saat sahur karena memiliki kandungan protein tinggi yang akan memenuhi kebutuhan gizi selama berpuasa. Jika ingin mengonsumsi kembali sisa tumis seafood untuk santapan sahur, sebaiknya kamu menyimpannya di dalam kulkas, agar tumis seafood tidak basi dan tetap enak saat dihangatkan kembali.

Olahan ikan merupakan salah satu asupan makanan yang bergizi dan baik untuk dikonsumsi saat sahur. Kalau kamu mau memanaskan kembali olahan ikan untuk disantap saat sahur, pastikan untuk menyimpannya di dalam kulkas agar tidak basi.

Olahan daging sapi relatif aman untuk dihangatkan kembali, sehingga dapat menjadi alternatif buat kamu yang bingung menyiapkan makanan saat sahur. Selain itu, olahan daging sapi seperti gepuk, rendang, gulai, dan tongseng tidak akan mudah berubah tekstur serta cita rasanya.

Olahan tahu dan tempe memang kerap menjadi andalan banyak orang untuk mendapatkan makanan bernutrisi dengan harga terjangkau. Olahan tahu dan tempe juga aman untuk dihangatkan dan dikonsumsi kembali saat sahur.

Tidak semua jenis sayur bisa dihangatkan kembali. Bahkan beberapa jenis sayur justru akan menjadi berbahaya untuk dikonsumsi jika dihangatkan kembali. Meski begitu, jenis masakan tumis sayur merupakan sajian yang cukup aman untuk dihangatkan, seperti buncis, kacang panjang, kembang kol, dan wortel.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?