Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi (Foto: Freepik)
Dream – Akibat tuntutan pekerjaan atau tugas perkuliahan, begadang menjadi pilihan yang tak terhindarkan. Sehingga akan berdampak buruk bagi tubuh. Terlebih bila begadang banyak menyita waktu tidur.
Hal ini disebabkan karena begadang dapat memengaruhi fungsi tubuh, khususnya otak dan mengganggu siklus kerja alamiah tubuh.
Ketika malam hari tidak digunakan untuk beristirahat, apalagi jika terjadi dalam jangka waktu panjang, tubuh bisa merasakan dampak negatif dari kurang tidur.
Efek negatif yang bisa dirasakan akibat terlalu sering begadang antara lain sistem kekebalan tubuh melemah, penuaan dini pada kulit, kelebihan berat badan, depresi, masalah kesuburan, dan lebih rentan terkena diabetes, penyakit jantung, hipertensi, dan stroke.
Untuk itu penting agar dapat menjaga daya tahan dan kesegaran tubuh setelah begadang. Berikut beberapa tips agar tubuh tetap fit setelah begadang.

Untuk mengatasinya rasa kantuk yang mendera setelah begadang, cobalah untuk mendapatkan paparan sinar matahari pagi selama beberapa menit.
Paparan sinar matahari ini dapat menghilangkan rasa kantuk dan membuat kita terjaga. Sinar matahari menjadi sinyal yang bisa memicu serta menggerakkan tubuh untuk siap memulai hari.

Ketika terbangun setelah semalaman begadang, segeralah minum dua gelas air putih. Kekurangan cairan bisa membuat tubuh sulit berkonsentrasi.
Untuk itu, penting mengawali hari dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh supaya bisa membantu tubuh tetap terjaga.

Melakukan olahraga ringan seperti jalan-jalan santai atau melakukan peregangan otot, dapat membantu menyegarkan pikiran. Cukup lakukan olahraga yang sekiranya dapat membuat tubuh kembali aktif.

Power nap bisa diartikan sebagai tidur dalam waktu singkat sebelum masuk ke dalam fase tidur terlelap, umumnya cukup 20 menit saja. Ambil jeda pada siang hari untuk melakukan power nap.
Setidaknya dengan cara ini, energi tubuh bisa kembali terisi sehingga tubuh mampu melewati hari dengan tetap semangat.

Ketika kurang tidur, tubuh akan mencoba menghemat energi, sehingga tubuh terasa lebih mudah lelah. Untuk itu, penting mengonsumsi makanan bernutrisi agar kebugaran tubuh tetap terjaga. Sehingga tubuh tetap fokus dan memiliki energi untuk beraktivitas.
(Diambil dari berbagai sumber)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan