Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Ketahui Tanda-tanda Kurang Minum Air Putih
Dream – Air putih sangat penting untuk kesehatan. Air putih diperlukan sebagai cairan untuk membuat tubuh tetap terjaga.
Kita pun dianjurkan mengonsumsi air setidaknya dua liter per hari agar tubuh bisa berfungsi optimal. Namun bila tubuh kekurangan cairan, akan berefek buruk bagi kesehatan.
Akibatnya tubuh bisa menyebabkan dehidrasi, sakit, stres, dan hingga kelelahan. Gejala awalnya adalah haus berlebih hingga merasa lemas.

Kekurangan minum air putih dapat menyebabkan sakit kepala. Hal ini terjadi karena otak mengalami penyusutan sementara karena kurangnya asupan cairan. Ketika asupan cairan tercukupi, maka otak akan kembali ke bentuknya semula dan sakit kepala pun hilang.
Kurang minum air menyebabkan kehilangan cairan tubuh dalam jumlah besar. Akibatnya, kekurangan cairan bisa menurunkan volume darah yang memberikan tekanan berlebih pada jantung untuk mengirimkan nutrisi dan oksigen ke organ, termasuk otot. Efeknya, kita akan merasa lelah karena tubuh mencoba berfungsi tanpa air yang cukup.

Seseorang dapat mengalami rasa kantuk yang berlebihan bila dehidrasi. Rasa kantuk ini tak bisa hilang hanya dengan tidur sejenak. Bila tidak segera dipenuhi asupan cairan dalam tubuh, berdampak pada rasa lelah yang dapat menganggu aktivitas harian.
Kekurangan cairan dalam tubuh juga dapat menyebabkan bau mulut. Karena air berperan penting untuk memproduksi air liur dan membilas bakteri yang ada di mulut. Sementara, kurang minum air bisa menghambat produksi air liur, membuat bakteri menumpuk di lidah, gigi dan gusi serta memicu timbulnya bau mulut
Tak hanya kurang serat, sembelit juga merupakan akibat kurang minum air putih. Tanpa adanya cukup cairan dalam sistem cerna, usus besar akan menyerap air dari feses. Akibatnya, feses menjadi lebih padat dan sulit keluar. Air berfungsi untuk menjaga tekstur feses agar tetap lembut dan tidak keras. Selain itu, air juga akan meningkatkan kinerja sistem pencernaan dan membuat feses bergerak lebih mudah melalui saluran pencernaan.

Kulit kering akibat kurang cairan akan cenderung merasakan gatal dan rentan iritasi. Air berfungsi untuk melembapkan sel-sel kulit agar kulit lebih cerah, kenyal dan lebih muda. Jerawat di wajah pun akan muncul jika kurang minum air.
Seseorang yang mengalami dehidrasi ringan lebih sulit berkonsentrasi bahkan pada tugas-tugas sederhana. Tak hanya itu, mereka juga kesulitan menjaga rentang fokus untuk jangka waktu singkat.
Dehidrasi ringan dalam jangka pendek bisa menyebabkan seseorang mengalami mual, sakit kepala, dan beberapa gejala lain di atas.
Namun dehidrasi kronis pada jangka panjang bisa menyebabkan penurunan fungsi ginjal, munculnya batu ginjal, hipertensi, infeksi saluran kemih, hingga demensia.
Dehidrasi mengganggu kemampuan tubuh untuk menyimpan glukosa sebagai energi. Hal ini bisa memicu keinginan untuk makan makanan tinggi gula dan karbohidrat.
Ini terjadi karena otak kebingungan menafsirkan sinyal yang dikirim. Kita sebenarnya sedang dehidrasi, tetapi otak menangkap bahwa kita sedang lapar.

Untuk memastikan apakah seseorang kurang cairan atau mengalami dehidrasi, caranya adalah:
Secara perlahan, gunakan dua jari untuk mencubit kulit di belakang tangan, kemudian lepaskan. Seharusnya, kulit akan kembali ke posisi normalnya hanya dalam waktu beberapa detik. Apabila kulit perlu waktu lebih lama untuk kembali ke posisi normal, bisa jadi tanda dehidrasi.
Cara termudah untuk mengetahui tubuh sedang dehidrasi atau tidak adalah melihat warna urine. Normalnya, urine orang yang cukup cairan berwarna putih atau sedikit kekuningan. Namun warna kuning gelap atau oranye adalah tanda bahaya bahwa seseorang mengalami dehidrasi.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
