Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Menjalankan Protokol Kesehatan (Foto; Shutterstock)
Dream - Sampoerna Schools System bekerjasama dengan perusahaan inspeksi, verifikasi, pengujian dan sertifikasi, SGS untuk peningkatan kontrol kebersihan dan desinfektan dalam pencegahan penularan virus Covid-19 di kantor maupun kampus.
Kesehatan dan keamanan bersama adalah yang utama bagi yayasan ini. Mengingat kampus dan kantor pusat akan dibuka kembali, yayasan memastikan tingkat kebersihan telah setara dengan standar internasional.
Dalam proses menjaga dan meningkatkan kebersihan kampus dan sekolah di bawah naungan Yayasan Putera Sampoerna, SGS menggunakan produk kebersihan yang tepat dan sesuai dengan standar internasional.
Hal ini dilakukan karena keamanan dan kesehatan setiap warga dan keluarga Putera Sampoerna Foundation adalah yang utama. Sampoerna adalah satu-satunya di Indonesia yang bekerja sama dengan SGS.
Jika keamanan dan kesehatan telah dilakukan dengan maksimal, para staff, karyawan, guru, dan siswa dapat melaksanakan kegiatan seperti sedia kala, tanpa dihantui virus corona yang tengah merajalela.
Kolaborasi yang dilakukan Sampoerna dengan SGS bertitik berat pada penerapan desinfektan rutin dan pembersihan seluruh area yang ditentukan.
Langkah selanjutnya adalah dengan mengevaluasi prosedur pembersihan, produk yang digunakan untuk membersihkan seluruh area, melakukan sampling, dan mengecek kembali.
Pelatihan yang diberikan kepada divisi kebersihan juga akan ditinjau kembali sehingga segala sesuatu yang dijalankan sesuai dengan standar yang disepakati. Selain itu, proses supervisi dan evaluasi juga dilakukan saat divisi kebersihan bertugas dan penyemprotan disinfektan.
SGS akan menggunakan rambu-rambu khusus yang akan mengidentifikasi area yang telah disemprot disinfektan. Hal ini dilakukan untuk mengecek bahwa area tersebut telah memenuhi standar dan anjuran kebersihan internasional, yang tentu saja sejalan dengan peraturan setempat.
Kolaborasi yang dilakukan akan menjangkau setiap kampus Sampoerna yang tersebar di Jakarta, Tangerang, Bogor, Surabaya, dan Medan.
Segala kegiatan belajar, mengajar dan bekerja dianjurkan untuk dilakukan dari rumah yang mana sudah berlangsung hampir satu tahun lamanya. Meskipun ini dilakukan demi keamanan dan kesehatan bersama, rasa bosan dan keinginan untuk kembali pada rutinitas sebelum pandemi ini tentu saja ada.
Bekerja sama dengan SGS adalah langkah yang tepat karena kiprah SGS sebagai badan yang menginspeksi masalah kebersihan berskala internasional sudah tidak diragukan lagi.
Keberlangsungan kolaborasi keduanya akan membuat para karyawan, staff, guru, dan siswa merasa lebih aman, tenang, dan nyaman dalam menyambut dibukanya kembali kantor pusat dan kampus-kampus Sampoerna.
Meskipun begitu, kegiatan yang berlangsung nantinya akan tetap menerapkan protokol kesehatan anjuran pemerintah.