Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Shutterstock
Dream - Ketika mendengar makanan sehat, kita mungkin hanya berpikir tentang buah dan sayur yang diolah menjadi makanan atau minuman.
Bahkan kita langsung percaya dengan khasiat makanan sehat yang diproduksi sebuah perusahaan makanan ternama.
Padahal tidak semua yang dianggap makanan sehat itu memberikan manfaat bagi tubuh.
Semua informasi tentang makanan sehat yang beredar belum tentu sepenuhnya benar. Misalnya, sereal adalah pilihan sarapan yang paling sehat, atau minum susu akan membuat tulang kita kuat.
Dilansir dari Times of India, inilah 8 mitos makanan sehat yang tidak benar sama sekali.
Tidak diragukan lagi bahwa jus buah dalam kemasan mudah dibawa dan selalu dianggap bergizi. Tetapi, benarkah 100 persen jus buah asli sehat bagi tubuh?
Menurut para ahli nutrisi, jus buah asli lebih buruk karena mengandung banyak gula. Selain itu, jus buah tidak akan mengenyangkan perut seperti makan buah yang berserat.

2. Mengurangi Karbohidrat
Sahabat Dream mungkin disarankan untuk mengurangi asupan karbohidrat untuk menurunkan berat badan. Tetapi metode tidak sepenuhnya benar karena tak semua karbohidrat buruk.
Pisang, wortel dan quinoa sangat kaya akan karbohidrat. Penelitian menunjukkan bahwa makan makanan tersebut justru membantu menurunkan berat badan dan menyeimbangkan tekanan darah.
Yang tidak boleh dimakan adalah karbohidrat olahan karena tidak memiliki cukup nutrisi. Karbohidrat olahan adalah sumber karbohidrat yang diproses sehingga menghilangkan serat, vitamin, mineral dan antioksidan.
Banyak yang menyarankan sarapan dengan sereal karena dipercaya mengandung serat dan nutrisi. Faktanya sereal tidak selalu baik untuk kesehatan.
Sebagian besar sereal adalah makanan olahan dan dikemas dalam kantong plastik. Selain itu, sereal memiliki zat aditif tinggi seperti lemak dan garam yang lebih berbahaya untuk kesehatan tubuh.
Alih-alih memulai hari dengan sereal, banyak ahli diet menyarankan untuk sarapan semangkuk yogurt tanpa rasa dengan kacang untuk memenuhi kebutuhan serat.

4. Tidak Boleh Melewatkan Sarapan
Sebagian orang mengatakan bahwa melewatkan sarapan dapat berakibat buruk pada kesehatan. Tapi ini hanya mitos belaka. Penelitian menyebutkan melewatkan sarapan tidak berdampak pada kesehatan.
Itu semua tergantung pada tubuh kamu Sebagian orang cenderung merasa lapar di pagi hari, sementara yang lain mungkin tidak ingin makan apa pun sampai makan siang.
Dulu anak-anak dilarang minum kopi karena mengandung kafein yang tidak baik untuk kesehatan. Tetapi sekarang, kopi dikonsumsi jutaan orang.
Ini karena kafein meningkatkan kekebalan dan memberi energi pada tubuh. Minum kopi dalam jumlah yang seimbang baik untuk kesehatan. Kopi bisa menurunkan risiko diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.

Tidak diragukan lagi wortel sangat bagus untuk kesehatan mata karena kaya akan vitamin A. Tetapi wortel tidak bisa menyembuhkan penyakit mata.
Mitos khasiat wortel untuk mata ini bermula saat Perang Dunia II ketika ada gosip bahwa para pilot memakan banyak wortel untuk menjaga penglihatan mereka tetap prima.

Faktanya, agar mata tetap sehat, para peneliti menyarankan untuk mengonsumsi beragam sayuran yang kaya vitamin C, seng dan zat besi.
Sumber makanan yang bisa menjaga kesehata mata di antaranya adalah brokoli, ikan, beri dan kacang-kacangan.
Banyak orang menganggap hanya putih telur yang bermanfaat, sementara bagian kuningnya mengandung lemak dan meningkatkan kolesterol jahat.
Justru sebaliknya, banyak yang tidak menyadari bahwa kuning telur mengandung 40 persen protein dan lebih dari 90 persen kalsium, zat besi dan vitamin B.
8. Makan Buah Lebih Sehat di Pagi Hari
Tidak diragukan lagi bahwa buah-buahan baik untuk kesehatan dan kaya akan vitamin.
Namun, beberapa buah seperti nanas, semangka dan pisang memiliki kadar gula yang tinggi yang dapat meningkatkan gula darah. Karena itu, buah-buahan harus dimakan setelah sarapan atau makan siang.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya