Langkah Tepat Lindungi Kulit dari Paparan Sinar UV
6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an
Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Jalan Malioboro Yogyakarta (Shutterstock.com)
Dream - Yogyakarta mempersiapkan sejumlah langkah untuk membuka kembali sektor pariwisata di tengah pandemi Covid-14. Saat ini, di Yogyakarta masih berlaku PPKM Level 4.
Sejumlah aturan baru bakal diterapkan, khususnya untuk kawasan Malioboro. Salah satunya, pembatasan waktu berkunjung traveler.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta, Ekwanto, mengatakan pengunjung diberi waktu dua jam berada di Malioboro. Sedangkan bus yang membawa rombongan wisatawan dibatasi maksimal 3 jam di area parkir.
Ekwanto mengatakan para pengunjung yang masuk Malioboro akan tercatat oleh sistem digital. Ketika waktu kunjungan akan berakhir, wisatawan akan mendapatkan notifikasi lewat ponsel.
" Saat waktu berkunjung tersisa 15 atau 10 menit, pengunjung akan mendapatkan pesan singkat yang mengingatkan mereka agar segera meninggalkan Malioboro," ujar Ekwanto.
Jika tetap berada di Malioboro, pesan notifikasi akan terus muncul di ponsel. Sementara untuk bus, Ekwanto mengatakan terdapat wacana akan diperiksa oleh Dinas Perhubungan.
© Tugu Yogyakarta (Shutterstock.com)
Selain itu, akan dilakukan pemeriksaan bus pariwisata di perbatasan Yogyakarta. Petugas akan melakukan pemeriksaan kepada para penumpang bus untuk memastikan sudah divaksin serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
" Jika lolos pemeriksaan, bus pariwisata baru akan diperbolehkan masuk ke Kota Yogyakarta," kata dia.
Sementara bagi traveler yang datang tidak dalam rombongan, maka akan diperiksa di pintu-pintu masuk Malioboro. Petugas akan memeriksa apakah yang bersangkutan memiliki sertifikat vaksinasi atau belum.
" Ada sekitar 40 personel pengamanan Malioboro, Jogoboro, yang akan diturunkan untuk melakukan pemeriksaan pengunjung, nantinya ada bantuan dari Satpol PP dan Dishub," kata dia.
Lebih lanjut, Ekwanto mengatakan aturan baru ini diproyeksikan berlaku jangka panjang. Ini untuk memastikan semua pihak yang ada di Malioboro, baik wisatawan, petugas, serta pedagang aman dari penularan Covid-19, dikutip dari Liputan6.com.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih


6 Suplemen yang Mulai Perlu Diperhatikan Saat Memasuki Usia 40-an

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya