(Foto: Ilustrasi/Shutterstock)
Dream – Bukan rahasia lagi bahwa pengalaman di masa kecil memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan seseorang di masa depannya. Anak kecil yang berani tampil di depan teman-temannya kelak akan menjadi orang dewasa yang penuh percaya diri.
Sebagai orang tua tugas kita adalah memberi inspirasi pada si kecil agar yakin akan kemampuan yang dimilikinya, berani tampil beda, maka mereka akan tumbuh menjadi orang yang dengan mental yang kuat.
Sekolah adalah lingkup sosial pertama anak yang cukup luas. Di sini keterampilan sosial anak diuji. Sebuah penelitian di California, Amerika menunjukkan bahwa saat pertama kali masuk sekolah 80 persen anak memiliki rasa percaya diri yang tinggi.
Namun setelah kelas lima, jumlah anak yang percaya diri merosot menjadi 20 persen. Dan setelah lulus SMA, jumlah anak dengan percaya diri yang tinggi tercatat tinggal lima persen saja.
Lantas apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat anak menjadi percaya diri di sekolah?
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu rasa percaya diri anak, seperti:
Ajari anak cara bersosialisasi
Anak adalah pengamat sejati. Maka jadilah contoh bagi mereka. Jika anak belum luwes dalam bersosialisasi, berikan contoh cara bersosialisasi yang baik dan benar.
Orang tua bisa mengambil tindakan partisipative learning, artinya orang tua terlibat alam lingkungan si anak dan membantu mengatasi kegugupannya.
Ajari anak cara memecahkan persoalan
Jika anak sedang menghadapi masalah, seperti bertengkar dengan temannya atau tidak bisa menyelesaikan tugas, bantu mereka menemukan jalan keluarnya.
Caranya? teliti dulu permasalahannya, lalu tanyakan solusi yang mereka inginkan. Jika menurut Anda kurang tepat, tawarkan jalan yang terbaik dan bantu anak memutuskannya.
Ajari anak cara menjaga kebersihan diri
Tubuh yang bersih dan sehat adalah dasar dari kepercayaan diri. Biasakan anak untuk menjaga kebersihan diri dengan mandi dan menggosok gigi secara teratur dua kali sehari. Jangan lupa sesuaikan dengan usia anak.
Untuk yang masih kecil, gunakan sabun dan pasta gigi khusus untuk anak-anak karena tubuh mereka masih sensitif terhadap bahan kimia.

Seperti pasta gigi Enzim Anak Strawberry, yang bebas kandungan detergen dan zat aktif yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan ekologi flora rongga mulut. Selain aman untuk anak-anak, aroma strawberry nya yang menyegarkan juga memberikan kepercayaan diri pada anak saat berbicara dengan teman-temannya.
Pasta gigi Enzim Anak Strawberry tidak mengandung detergen. Sebaliknya, mengandung enzim amiloglucosidase dan glucoseoxidase yang berguna untuk memperbaiki fungsi dan kualitas air ludah.

Ditambah lisozyme, lactoferrin dan lactoperoxidase yang berguna untuk memperkuat fungsi daya tangkal terhadap mikroorganisme.
Terkadang anak-anak juga menelan pasta gigi saat sedang menggosok gigi. Tapi tak perlu cemas, karena pasta gigi Enzim Anak Strawberry tidak mengandung detergen sehingga aman jika tertelan.
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah