5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
Ilustrasi Minum Susu (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Banyak orang yang berfikir lemak merupakan kandungan yang tidak baik bagi tubuh. Sama seperti kandungan lainnya, memang terlalu banyak lemak tidak baik untuk tubuh.
Ahli nutrisi Emilia E Achmadi mengatakan, sebenarnya lemak merupakan kandungan yang penting untuk tubuh dan dibutuhkan untuk menyerap vitamin, terutama vitamin A dan D.
" Kalau ingin mengurangi kandungan lemak pada makanan, akan lebih baik jika mengurangi dari camilan-camilan seperti kacang, gorengan, tapi tidak mengurangi konsumsi susu," ujar Emilia dalam virtual konferensi pers, Rabu 23 September 2020.
Dia menyebut susu sapi segar adalah salah satu sumber gizi terbaik untuk keluarga, orang dewasa maupun anak-anak.
Susu sapi segar mengandung kalsium yang baik untuk kesehatan tulang, protein untuk membangun otot, vitamin dan mineral yang dapat memperkuat daya tahan tubuh. Susu sapi segar juga merupakan salah satu sumber vitamin D yang alami yang aman untuk dikonsumsi setiap hari.
Dream - Susu dikatakan sebagai salah satu komponen dari menu 4 sehat 5 sempurna. Jenis asupan yang satu ini mengandung banyak zat yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.
Dihasilkan dari hewan-hewan seperti sapi, unta dan kambing. Kini adapula susu yang merupakan hasil olahan kedelai dan bahan lainnya.
Lalu dari beragam jenis susu tersebut, manakah yang paling baik? Diriwayatkan, dalam praktiknya sejak zaman dahulu Rasulullah suka mengonsumsi susu unta, kambing maupun sapi. Bahkan secara khusus beliau menganjurkan umatnya untuk minum susu sapi.
Sebuah hadits bahkan berisi pesan Rasul terkait hal ini, " Hendaklah kalian minum susu sapi karena ia makan dari setiap pohon." (HR Ahmad, Hakim dan Ibnu Hibban; shahih)
Meski begitu tak berarti susu sapi yang paling baik di antara jenis susu lainnya. Jika dilakukan pemeringkatan intensitas dari sirah Nabawiyah dan hadits justru didapati bahwa Rasul SAW lebih sering mengonsumsi susu kambing daripada susu sapi.
Ketika Rasul melakukan perjalanan hijrah ke Madinah, di Gua Tsur beliau dan Abu Bakar meminum susu kambing.
Menjelang tiba di Madinah, tepatnya di perkemahan Ummu Ma'bad, beliau kembali minum susu kambing. Beliau lapar dan haus, lalu disuguhi daging unta. Ketika terlihat oleh beliau ada kambing, beliau minta memerah susunya.
Namun Ummu Ma’bad mengatakan bahwa kambing tersebut sudah tidak menghasilkan susu. Di sanalah terlihat mukjizat beliau. Dengan membaca basmalah dan berdoa, beliau memerah susu kambing tersebut hingga cukup untuk minum beliau dan Abu Bakar, bahkan sahabat lainnya yang tiba di tempat itu.
Jadi, mau pilih susu kambing atau sapi, keduanya sama baik dan dilegitimasi oleh Al Quran dan hadits. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?