Cara Atasi Sepatu Bau dengan Kantung Teh

Reporter : Cynthia Amanda Male
Selasa, 2 Juli 2019 18:36
Cara Atasi Sepatu Bau dengan Kantung Teh
Sepatu bisa jadi tempat berkembang biaknya bakteri dengan suhu yang lebih hangat.

Dream - Cuaca panas tidak hanya bisa merusak penampilan. Kondisi tersebut bisa menimbulkan bau tubuh yang kurang sedap.

Jika kamu memakai deodoran saat mandi di pagi hari, wanginya cuma akan bertahan sampai waktu makan siang. Begitu juga dengan aroma sepatu.

Sepatu juga bisa jadi tempat berkembang biaknya bakteri dengan suhu yang lebih hangat. Sepatu yang menghasilkan aroma tak sedap bisa membuat pemakainya merasa sangat malu.

Sahabat Dream pernah berada di posisi itu?

 shutterstock

Tentu malu rasanya saat kamu melepas sepatu kala ingin sholat di musala maupun masjid dan keluar bau tak sedap. Bau sepatu dan kakimu bakal menyeruak ke seluruh ruangan.

Untungnya, 'Ratu Kebersihan' Lynsey Crombie, memiliki trik menyelamatkan sepatumu dari bau tidak sedap. " Tidak ada yang lebih buruk dari sepatu bau," tulisnya.

" Taruh beberapa kantong teh di dalam sepatumu untuk melawan bau tak sedap yang disebabkan oleh panas dan bakteri."

Lynsey juga menyarankan untuk meninggalkan kantung teh lebih lama. " Semakin lama kamu memakai kantung tehnya, akan semakin baik. Setiap kantong teh akan bekerja, bahkan yang herbal maupun mint," katanya.

(Sah, Sumber: Mirror.co.uk)

1 dari 5 halaman

Benarkah Wanita Lebih Stres dari Pria?

Dream - Pria, waspada dan berpikir dahulu sebelum menyampaikan komentar pada wanita. Apalagi jika kalian mengomentari dengan kata-kata nyinyir.

Menurut sebuah studi Physiological Society di Inggris, sulit menjadi seorang wanita di dunia saat ini.

Sederhananya, wanita begitu sibuk berganti peran antara pekerjaan dan keluarga, hingga mereka sering merasa sulit untuk menemukan waktu bagi diri mereka sendiri.

Temuan dari laporan ini menunjukkan fakta wanita cenderung memiliki tingkat stres13 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pria.

Diketahui, beban mengurus keperluan rumah sampai mengasuh anak jadi dua faktor dari banyaknya faktor timbulnya stres pada wanita.

  shutterstock

Ditambah dengan adanya sistem limbik di otak yang mampu mengendalikan emosi dan memori sangat aktif membuat mereka sulit melupakan kejadian buruk atau melepaskan emosi negatif.

Berbeda dengan wanita, kaum pria justru lebih cepat melupakan kejadian-kejadian buruk yang terjadi padanya.

Untuk mengantisipasi terjadinya hal ini, Sahabat Dream perlu lakukan hal-hal berikut seperti dilansir Times of India:

1. Jangan pendam rasa itu sendiri saja, mulai meminta bantuan sebagai sandaran berkeluh kesah atau sekadar cerita baik orang rumah maupun tempat kerja

2. Ingatlah untuk menjaga diri kamu terlebih dahulu. Nggak ada salahnya untuk cuti kerja sehari untuk pijat dan santai.

3. Jangan ragu infokan ke keluarga inti seperti orang tua, suami, kakak, adik, atau anak agar 'me time' kamu tidak terganggu.

4. Luangkan waktu untuk lebih mencintai diri sendiri.

(ism, Laporan: Alfi Salima Puteri)

2 dari 5 halaman

Hanya Hirup Udara, Gadis Ini Puasa Makanan Padat Selama 97 Hari

Dream - Sudah jadi pengetahuan umum jika manusia membutuhkan makanansebagai sumber tenaga dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Namun seorang gadis asal Amerika Serikat bernama Audra Bear punya pandangan lain.

Audra, dari Minneapolis, mengaku sanggup tidak makan makanan padat selama 97 hari. Dia hanya menjalankan gaya hidup prana dan breatharian.

Bagi Audra, makanan padat malah merusak kehidupannya. Berbeda dengan prana atau energi hidup yang ada di sekitar kita.

Audra menghabiskan hingga tiga jam sehari untuk melakukan latihan pernapasan. Gadis 25 tahun ini percaya, bernapas dengan menghirup udara sama dengan mengumpulkan prana.

3 dari 5 halaman

Apa Itu Breatharian?

Menurut definisi sederhana, gaya hidup breatharian berarti hidup hanya dengan menghirup energi dari udara. Intinya, Audra tidak memerlukan makanan padat.

Mereka yang mengikuti gaya hidup prana hanya makan dari prana dan tidak lagi bergantung pada sumber makanan lain. Tetapi biasanya mereka tetap mengonsumsi air dan jus.

Sementara mereka yang menjalankan gaya hidup breatharian hanya mengandalkan udara dan tidak membutuhkan air atau jus.

4 dari 5 halaman

Mencoba Berbagai Gaya Hidup Sehat

Sebelum menemukan gaya hidup prana dan breatharian, Audra telah mencoba berbagai gaya hidup sehat.

Awalnya dia pernah menjadi seorang vegan dan kemudian raw vegan selama 4 tahun.

Namun semua itu tidak memberikan hasil yang memuaskan sebelum dia menemukan prana dan breatharian.

Meski ada yang bilang diet seperti prana dan breatharian adalah hoaks, namun Audra tetap menjalankannya.

" Ada sesuatu yang ajaib tentang pernapasan yang terkontrol. Gaya hidup ini akan membuat Anda mengenal diri sendiri," kata Audra.

 

5 dari 5 halaman

Hanya Minum Teh dan Jus

Audra mengaku sudah tidak terlalu tergantung pada makanan padat. Dia hanya minum teh, jus, dan smoothie setiap hari.

Dia mengatakan tubuhnya bisa merasa kenyang hanya dengan latihan pernapasan selama 40 menit setiap hari.

Namun dia mengatakan tidak berniat untuk meninggalkan makanan padat sama sekali.

Di saat-saat tertentu, seperti di acara pesta, Audra tetap makan seperti orang pada umumnya.

" Di sebagian besar waktu saya hanya menghirup energi yang ada di udara. Saya minum tea, jus, atau smoothie. Saya makan makanan padat hanya saat ada acara atau kegiatan sosial saja," katanya.

Mampu Puasa Selama 97 Hari

Meski berbahaya karena breatharian belum terbukti secara ilmiah, Audra mengaku dia baik-baik saja selama ini.

Awalnya, Audra berlatih pernapasan selama 40 menit sehari. Setelah lima hari melakukannya, dia sudah tidak merasa ingin makan makanan padat lagi.

Setelah itu dia sudah terbiasa untuk puasa makanan padat. Akhirnya dia bisa puasa selama 97 hari tanpa menyentuh makanan padat sama sekali.

" Latihan pernapasan adalah dasar penyembuhan dan detoksifikasi untuk fisik dan emosional. 70 persen racun dalam tubuh dilepaskan melalui respirasi," katanya.

Mengenai hidupnya setelah menjalani gaya hidup prana dan breatharian, Audra merasa jauh lebih baik dari sebelumnya.

" Energi saya meningkat, indera saya lebih kuat, dan saya merasa paling sehat dari sebelumnya. Saya merasa santai tentang kehidupan dan hubungan yang lebih dalam dengan diri saya sendiri," kata Audra

(Sumber: Metro News)

Beri Komentar
Tutorial Ikuti Audisi LIDA 2020 Indosiar di KapanLagi Lewat Handphone