Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini
Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
5 Makanan Olahan yang Bisa Dikonsumsi Setiap Minggu untuk Membantu Menjaga Kolesterol
Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?
Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya
Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi
Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis
Bricklive Lego
Dream - Tumbuh kembang buah hati menjadi hal penting bagi setiap orangtua. Sedini mungkin, buah hati perlu diberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan usia dan kebutuhannya.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ratih Ibrahim, psikolog anak dan keluarga. Ratih menerangkan jika stimulasi yang diberikan ke anak sedini mungkin mampu mengembangkan 3 kemampuan anak.
" Semua anak sejak usia dini, dibekali dengan semua bakat dan kecerdasan yang lengkap. Karena kecerdasan itu majemuk bukan tunggal, terdiri dari tiga kelompok besar yakni kognitif (daya nalar), psikomotor (gerak), dan psikososial (bergaul)," ujarnya di PIK Avenue, Jakarta Utara, Kamis 8 Februari 2018.

Semua kecerdasan itu berkembang secara simultan dan holistik. Untuk dapat berkembang bersamaan, kita harus pilih stimulasinya berdasarkan umur dan kebutuhan anak.
" Stimulasi penting karena dapat mengoptimalkan proses tumbuh kembang dan kecerdasan anak, membantu anak siap memasuki perkembangan selanjutnya, serta membantu anak memiliki self esteem yang baik," lanjut Ratih.
Salah satu cara yang digemari anak untuk melatih kecerdasannya adalah dengan bermain. Ratih punya menyarankan agar orangtua mengajak anaknya bermain balok-balok kayu, seperti LEGO.
" Kecerdasan kognitif anak bisa terasah dengan main Lego karena anak diperkenalkan dengan konsep dasar seperti mengenal bentuk, warna, jumlah dan jarak sedini mungkin," ungkap Ratih.
Bermain lego menurut Ratih, jauh lebih baik daripada gadget karena cenderung tidak akan membuat kecanduan. Anak pun bisa berlatih kemampuan motorik dan psikososialnya dengan bermain bersama orang lain, seperti keluarga. Salah satu area seru yang bisa didatangi untuk bermain Lego adalah Bricklive.
SGE Entertainment bekerja sama dengan Tokopedia, Lego, dan PIK Avenue menggelar Bricklive pertama di Indonesia. Bricklive adalah petualangan interaktif berisi 16 zona untuk tempat bermain Lego bagi anak dan dewasa.
Acara ini digelar mulai 7 hingga 17 Juni 2018. Sebanyak 16 zona yang ada antara lain, Brick Pit kolam renang penuh Lego, Duplo, Map Build, Race Track, Brick Grafiti Wall, Minecraft Build Zone, Lego Architecture Zne, Lego City Zone, Lego Creator Zone, Lego Star Wars Build Zone, Lego Friends Zone, Lego Technic Zone, dan Lego Ninjago Zone.
Untuk tiket masuknya, pengunjung harus merogoh kocek mulai dari Rp175.000 hingga Rp275.000. Tertarik mengajak buah hati?
Advertisement

Diagnosis ADHD dan Autisme Meningkat Tajam, Studi Besar Ungkap Perubahan Siapa yang Terdiagnosis

Kuku Tiba-Tiba Memerah? Perubahan Kecil Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit Tersembunyi

Orang Tua Baru Rentan Burnout, Riset Menunjukkan Kerja Sama Pasangan Bisa Jadi Penangkalnya

Megalodon Pernah Jadi Raja Lautan, Mengapa Predator Raksasa Ini Akhirnya Punah?

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

