Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© 2022 Shutterstock
Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat dari hari ke hari, semua kalangan pun menjadi terpapar bahkan ketergantungan terhadap gadget. Nggak cuma orang dewasa, bahkan anak-anak pun juga sudah mulai banyak yang kecanduan dengan gawai yang dimiliki.
Hadirnya gadget memang membantu mengembangkan kreativitas si kecil sekaligus meningkatkan wawasan yang dimilikinya, Namun screen time yang berlebihan terhadap anak juga memilki efek negatif untuknya loh. Mulai dari sifat anti sosial, perkembangan kognitif yang nggak seimbang, hingga terlalu bebas dalam mengakses internet.
Untuk menghindari risiko negatif tersebut, lakukan ini agar si kecil terhindar dari risiko kecanduan gadget ya, Moms!

Sama seperti anak-anak kecanduan menonton TV di tahun 2000-an, ketergantungan gadget juga memiliki aspek psikologis yang sama terhadap anak. Oleh sebab itu, penting untuk memberikan keseimbangan pada si kecil melalui batasan dalam mengakses gadget. Seperti dari Liputan.com yang melansir American Academy of Pediatrics, begini rekomendasi pembatasan waktu mengakses gadget pada anak.

Dunia anak memang nggak jauh-jauh dari bermain dan hiburan lainnya. Bukan sekadar bermain semata, cara ini juga dilakukan agar sang anak melatih perkembagan fisik dan psikis yang dimilikinya.
Jika si kecil sudah mulai kecanduan permainan yang ada di dalam gadget, penting bagi orang tua menyediakan sarana hiburan lain yang bisa dinikmati si kecil. Contohnya board games yang bisa dimainkan bersama teman sekaligus melatih pola berpikirnya.

Fakta bahwa si kecil suka sekali meniru orang tuanya memang sudah tak terbantahkan. Apa yang dilakukan orang tua akan tereplikasi sempurna dalam aktivitas yang dilakukan oleh si kecil.
Maka penting bagi orang tua untuk selalu menjaga si kecil dari mencontoh yang kurang baik. Moms bisa mencontohkan membaca buku, atau melakukan aktivitas seperti permainan yang mengeksploarasi fisik hingga olahraga.

Hadirnya internet menjadi dua belah mata pisau yang menguntungkan sekaligus bisa saja merugikan. Pada kasus akses internet kepada anak, ada banyak sekali konten yang belum tepat dikonsumsi si kecil namun sangat mudah diakses melalui gadget kesayangan.
Pada situasi seperti ini, penting bagi orang tua dalam memantau si kecil dalam mengakses internet. Untungnya, kini banyak gadget yang sudah memiliki fitur kids mode sehingga orang tua tak perlu khawatir kala si kecil mengakses gadget kesayangannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya