BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi
AXIS Nation Cup 2026 Siap Digelar, Hadirkan Final Futsal Pelajar dan Deretan Musisi Indonesia
Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI
Taman Kanak-kanak (Foto: Stanford.edu)
Dream - Saat memasuki sekolah Taman Kanak-kanak (TK) pastikan Anda sudah menyiapkan mental buah hati. Ingatkal, buah hati Anda akan bertemu dengan banyak orang baru, `rumah` baru, dan rutinitas yang sangat berbeda ketika tidak sekolah.
Bagi anak-anak yang sebelumnya pernah berada di kelompok bermain (playgroup) mungkin saat masuk TK tidak akan mengalami banyak masalah. Tapi bagi yang benar-benar baru masuk TK, proses pengenalan harus dilakukan.
Tapi ingat ya, menyiapkan anak tak selalu harus dengan mengajarkan mengenal huruf atau angka. Cobalak latih kemampuan sosial dan beradaptasinya.
Sebelum bersekolah, ajaklah si kecil untuk tur keliling sekolah, sambil jelaskan fungsi ruangan di sudut sekolah. Berkenalanlah dengan orang-orang yang ada di TK, bukan hanya guru-guru. Kenalkan buah hati pada petugas administrasi, penjaga sekolah, hingga cleaning service di sekolah. Hal ini sangat penting untuk membantunya meningkatkan kemampuan bersosialisasinya.
Anda juga sebelumnya bisa mengikutkan si kecil kelas singkat di gymnastics atau kelas musik. Cara ini bisa membuat si kecil terbiasa dalam melakukan aktivitas dalam grup. Persiapan lainnya adalah pastikan si kecil sudah bisa menjawab pertanyaan seputar dirinya, seperti nama, usia, dan alamat rumah.
Katakan pada si kecil kalau dirinya akan memiliki banyak teman. Bukan hanya teman menyenangkan tapi juga teman yang mungkin bisa membuatnya kesal. Hal ini untuk mempersiapkan dirinya jika berada di dalam situasi yang tidak menyenangkan. Mintalah buah hati untuk menceritakan hal-hal baik yang seru maupun menyebalkan jika sudah sekolah nanti.
Komunikasi dengan guru juga penting Anda lakukan untuk mengetahui perkembangan buah hati di sekolah. Ingat, bukan hanya perkembangan akademiknya tapi juga perkembangan sosial dan psikologisnya.
Selamat bermain dan belajar dengan buah hati ya Ayah bunda....
Advertisement

Burnout Orang Tua Bisa Memicu Pengasuhan yang Keras, Kenali Tanda-Tandanya Sejak Dini

Kenapa Orang Tua Selalu Bilang Anak Zaman Sekarang Makin Buruk? Ini Kata Penelitian

3 Tanda Tubuh Cukup Serat Tanpa Harus Menghitung Setiap Gram

Seberapa Dalam Lautan Bumi? Titik Terdalamnya Bisa Menenggelamkan Gunung Everest


Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan