Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Medina Zein
Dream - Medina Zein atau pemilik nama asli Medina Susawi baru saja mengungkap kalau dirinya mengonsumsi amfetamin karena memiliki masalah kesehatan mental. Ia bercerita kalau dirinya memiliki gangguan bipolar.
Salah satu terapinya, menurut istri Ibra Azhari ini, adalah dengan konsumsi obat yang mengandung amfetamin. Bipolar, dikutip dari Dokter Sehat, merupakan gangguan mental yang ditandai dengan perubahan mood yang sangat drastis.
Ada kalanya pasien merasa begitu bahagia, namun tiba-tiba ia merasa depresi. Kondisi ini bisa terjadi beberapa kali dalam kurun waktu setahun. Pada kondisi yang sudah parah, bipolar bahkan bisa terjadi beberapa kali hanya dalam jangka waktu satu minggu.
Saat sedang bahagia (mania), penderita bipolar akan merasakan hidupnya penuh semangat dan bergairah. Sebaliknya, penderita bipolar akan merasa tertekan, depresi, kehilangan semangat dan harapan, hingga ingin bunuh diri saat mood sedang buruk-buruknya.
Bipolar adalah jenis gangguan mental, sehingga dibutuhkan terapi obat untuk mengontrolnya. Pengobatan sendiri harus dikonsultasi dengan dokter spesialis kejiwaan atau psikiater.

Pasien harus memeriksakan diri terlebih dahulu ke dokter untuk memastikan jenis bipolar apa yang dimiliki, sehingga dapat ditentukan metode pengobatan dan obat apa yang harus dikonsumsi.
Umumnya, dokter akan memberikan resep obat-obatan dan juga terapi yang berkaitan dengan pengendalian perilaku. Obat bipolar dan terapi pengobatan bipolar cukup beragam. Apa saja?

Antipsikotik adalah jenis obat yang biasanya digunakan untuk mengatasi sejumlah gangguan jiwa, seperti bipolar, paranoia, halusinasi, atau delusi. Golongan obat yang termasuk antipsikotik antara lain risperidone, olanzapine, dan quetiapine.
Sementara itu, obat bipolar berupa antidepresan dimaksudkan untuk mengendalikan gejala bipolar yakni perasaan depresi.

Kendati begitu, penggunaan obat antidepresan akan menimbulkan efek bahagia (mania) berlebih sehingga harus diimbangi juga dengan konsumsi obat penunjang seperti antipsikotik dan obat penstabil mood.
Suasana hati atau Mood yang berubah drastis adalah ciri khas bipolar disorder. Oleh sebab itu, penderita bipolar mutlak diberikan obat penstabil mood.

Obat ini bekerja untuk mengendalikan mood seseorang agar tetap normal. Golongan obat penstabil suasana hati mencakup natrium divalproex, litiium, dan karbamazepin.
Pengobatan bipolar juga ditunjang dengan sejumlah terapi, seperti terapi manajemen diri. Pada terapi ini, dokter akan mengawasi secara ketat pasien penderita bipolar agar jangan sampai terjerumus kepada hal yang memicu bipolar disorder, seperti konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang.
Pasien juga diminta untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti istirahat teratur, rajin berolahraga, dan mengatur pola diet.
Dari daftar obat di atas, tak ada jenis obat amfetamin yang digunakan Medina dalam pengobatan penyakit Bipolarnya. Memang ada kecenderungan, pasien Bipolar melakukan perilakukan berisiko, salah satunya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
Selengkapnya baca di sini.
Advertisement
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia


4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele