Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(c) Shutterstock
Pandemi yang sedang berlangsung memang menjadi tantangan dalam banyak hal. Nggak terkecuali buat para orang tua yang mendampingi masa tumbuh kembang buah hati tercinta. Di rumah saja mungkin bisa jadi momen berkumpul bersama keluarga. Tapi, nggak bisa dipungkiri kalau si kecil mulai merindukan bertemu dengan teman-temannya atau liburan rutin yang biasanya dilakukan bersama keluarga.
Dalam rangka merayakan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli 2021, Tokopedia melakukan kolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti yang disampaikan oleh External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya.
“Menyambut Hari Anak Nasional, Tokopedia berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk UMKM lokal dan mitra strategis lainnya, untuk mempermudah keluarga memenuhi kebutuhan harian sekaligus menjaga kesehatan mental anak di tengah pandemi,” ungkap Ekhel.
Menggandeng para ahli, Tokopedia bersama Psikolog Anak Fathya Artha Utami dan Pemilik Utama Spice, Ria Templer, berbagi tips untuk membangun suasana rumah yang positif dan nyaman sehingga bisa menjaga kesehatan mental anak. Apa saja sih?

Fathya mengungkapkan bahwa tekanan yang terjadi di rumah selama pandemi membuat banyak anak mengalami stres. “Perubahan perilaku dan emosional serta adanya keluhan fisik pada anak adalah beberapa ciri stres yang bisa dialami anak-anak,” jelasnya.
Menurut Fathya, bekerja dari rumah adalah tantangan tersendiri buat para orang tua. "Pandemi mendorong lebih banyak orang tua bekerja dari rumah sehingga menjaga produktivitas sambil mengasuh anak bisa menjadi tantangan tersendiri," terangnya.
Ia juga berpendapat bahwa orang tua perlu saling berkompromi setiap hari atas peran dan tugas yang dijalani. Sebisa mungkin menentukan mana yang jadi prioritas dan kapan saatnya perlu fokus ke keluarga.
Penting agar orang tua lebih peka dalam mendeteksi perilaku stres anak. Hal ini penting demi menjaga kesehatan mental keluarga.
"Caranya bisa dengan mengkomunikasikan emosi dengan anak secara jujur agar kita tahu kebutuhan mereka," terang Fathya.
Cara ini bisa membantu orang tua dan anak menyusun strategi untuk saling menenangkan emosi yang dirasakan. Orang tua juga harus paham bahwa semua emosi yang dirasakan itu benar dan diterima.
Selama pandemi, anak juga bisa mengalami rasa sedih, takut, tidak nyaman, dan frustasi seperti yang dialami oleh orang tua. Namun, mereka belum bisa mengelola dan mengekspresikan apa yang dirasakan.
"Untuk itu, orang tua perlu mendampingi anak dalam mengelola emosi dengan metode HADIR: Hadapi dengan tenang, Anggap semua perasaannya penting, Dengarkan tanpa distraksi, Ingat untuk bantu menamai emosi anak, dan Rembukan opsi, batasan, serta solusi masalah yang dihadapi," ungkap Fathya.
Fathya juga menyarankan keluarga untuk melakukan relaksasi. "Meditasi atau memakai masker wajah bersama keluarga bisa menjadi kegiatan menyenangkan di akhir pekan," ujarnya.
Misalnya saja dengan penggunaan essential oil yang dibuat oleh Utama Spice, salah satu UMKM Bali yang ada di Tokopedia. Dalam proses produksinya, Utama Spice telah menggandeng puluhan petani lokal, lho. Essential oil ini sendiri dapat berkhasiat untuk memberikan ketenangan dan meredakan kecemasan.

“Kandungan chamomile dan minyak kenanga bisa memberi rasa tenang. Sedangkan aroma mint yang dingin dan menyegarkan hingga minyak kayu putih (cajeput) dapat membantu sistem kekebalan tubuh dan penyembuhan,” terang Ria.
Produk ini memiliki aroma lavender, lemon dan jeruk juga aman untuk anak-anak.
“Meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk perawatan diri, termasuk essential oil, mendorong peningkatan jumlah transaksi kami di Tokopedia menjadi lebih dari 2x lipat selama hampir 2 minggu PPKM Darurat berlangsung,” tambahnya.
Jadi tunggu apa lagi, Sahabat Dream? Yuk, saatnya terapkan tips di atas demi menjaga kesehatan mental buah hati tercinta!
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
