Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini
Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012
Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Selama di rumah saat pandemi Sahabat Dream mengoleksi banyak tanaman hias? Deretan pot tanaman dengan daun segar dan besar memang membuat rumah jadi tampak asri. Penting untuk menjaganya selalu sehat.
Penting diketahui, tanaman sangat berisiko terkena hama dan penyakit dan hal ini sangat wajar. Bagi mereka yang baru belajar menanam mungkin akan kebingungan melihat tanaman memiliki daun yang bolong padahal sebelumnya segar.
Bisa juga tanaman tiba-tiba rontok. Mengapa hama dan penyakit muncul? Alam penuh dengan serangga dan mikroorganisme, dan mereka dapat menyerang tanaman kapan saja. Secara umum, penyakit lebih mungkin terjadi bila ada semacam ketidakseimbangan.
Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi kesehatan tanaman. Antara laint, tanah yang kekurangan nutrisi, polutan kimiawi, penggunaan pupuk yang berlebihan, atau kelembapan yang terkontrol.
Bagaimana cara agara tanaman bebas dari hama dan penyakit?
© Dream
Tanaman membutuhkan pupuk untuk menjaga agar tanah berkualitas baik yang kaya akan makanan dan nutrisi. Taaman juga membutuhkan pemangkasan rutin dan penanaman kembali (repotting) saat membutuhkan ruang tambahan.
Tanaman yang sehat adalah tanaman yang kuat baik akar, batang, maupun daunnya dan jadi lebih siap untuk melawan hama dan penyakit. Carilah pupuk organik seperti kotoran hewan dan akan memberi tanaman berbagai macam mineral dan nutrisi.
© Dream
Penting untuk belajar memperhatikan tanaman dan memeriksanya secara teratur. Jika muncul serangan hama, serangga dan tungau pasti kondisi tanaman berubah.
Misalnya, daunnya bolong, penuh dengan bercak putih atau hitam, batangnya tak sehat dan sebagainya. Ingat, bercak atau lubang apapun bisa menjadi tanda penyakit.
© Dream
Jika memiliki kebun atau banyak koleksi tanaman hias, kenali hama dan penyakit yang sering menyerang. Mulai dari kutu biasa dan kutu putih hingga laba-laba merah, ulat, dan siput.
Jika memiliki kebun sayur, perlu mewaspadai kutu daun dan siput, terutama jika tinggal di daerah beriklim lembap. Sebaliknya, tungau laba-laba lebih menyukai iklim yang lebih panas dan lebih kering, serta cenderung menyerang batang dan daun.
© Dream
Cobalah untuk menghindari bahan kimia untuk menangkal hama dan penyakit. Ada banyak alternatif fitosanitasi ekologis yang dapat membantu membasmi hama tanpa merusak lingkungan atau makhluk hidup lainnya. Dalam beberapa kasus, bahkan mungkin bisa membuatnya sendiri.
Misalnya, berapa spesies, seperti tanaman aromatik, secara alami mengusir serangga. Misalnya, mint dan basil sangat cocok untuk melawan lalat dan nyamuk, sedangkan lavender dikenal untuk mengusir kutu daun.
Sumber: DecorTips
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
