Jangan Disepelekan, Obesitas dan Diet Tak Sehat Juga Berdampak kepada Kulit dan Rambut

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Jumat, 2 Desember 2022 11:12
Jangan Disepelekan, Obesitas dan Diet Tak Sehat Juga Berdampak kepada Kulit dan Rambut
Obesitas juga berdampak pada kesehatan kulit dan rambut loh

Dream - Kasus obesitas kalangan dewasa di Indonesia terus meningkat dan berlipat ganda selama dua dekade terakhir. Laporan lembaga internasional Unicef menyebutkan peningkatan tersebut terutama disebabkan gaya hidup tidak sehat yang dilakukan masyarakat kekinian.

Penyebab obesitas lainnya adalah kemudahan akses untuk mendapatkan makanan atau minuman, kurangnya aktivitas fisik, bahkan periode di rumah saja selama pandemi pun turut mendukung peningkatan angka kasus obesitas secara konsisten.

Sejumlah penelitian telah mengungkapkan hubungan antara obesitas dan risiko beragam penyakit tak menular (PTM) mulai dari diabetes, hipertensi, stroke, hingga kanker. Tak hanya itu, obesitas juga berdampak pada kesehatan kulit dan rambut loh.

 

1 dari 4 halaman

Penuaan Lebih Cepat

Shutterstock© Shutterstock

Obesitas dapat mempercepat proses penuaan lebih cepat dibandingkan orang-orang yang merokok. Obesitas juga diketahui dapat menyebabkan kerusakan oksidatif pada jaringan adiposa tubuh.

Jika penuaan dari dalam tubuh sudah terjadi, akan memungkinkan terjadinya penuaan pada kulit lebih cepat.

 

2 dari 4 halaman

Stretch Mark

Shutterstock© Shutterstock

stretch marks terjadi ketika kulit meregang dengan cepat karena obesitas. Stretch mark di tahap awal biasanya berwarna merah dan tegak lurus dengan arah ketegangan kulit. Lalu jika sudah lama akan berubah menjadi putih.

Dan beberapa wanita menjadi kurang percaya diri karena guratan stretch mark ini.

 

3 dari 4 halaman

Rambut Rontok

Diet untuk menurunkan berat badan biasanya disalah artikan yang membuat rambut menjadi rontok.

Istimewa© Istimewa

“ Pengaruh dari kelebihan berat badan atau obesitas itu biasanya melakukan diet yang sembarangan, seperti tidak makan sama sekali, hanya makan buah sayur doang, padahal hal itu akan mengalami defisiensi protein yang akan berdampak rambut rontok” jelas Dr. Christopher Andrian, M.Gizi, SpGK, Specialist Gizi Dermalicious pada keterangan tertulis yang diterima Dream.

 

4 dari 4 halaman

Ubah Presepsi Diet

Mengubah persepsi masyarakat bahwa diet itu tidak selalu harus makan-makanan dengan porsi yang sedikit dengan rasa yang tidak enak. Tapi lebih ke komposisi makanan dengan komposisi seimbang, tetap enak dengan porsi yang mengenyangkan, namun memiliki kalori yang lebih kecil.

Ketika pola makan ini sudah menjadi kebiasaan hidup sesoarang maka hal ini akan berdampak juga bagi kesehatan tubuhnya.

Mendukung masyarakat untuk diet sehat, Dermaster Clinik Indonesia meluncurkan Program Slimming dengan kombinasi makanan sehat dengan treatment yang bernama “ Dermalicious + Mesoline Fat”. Sekaligus memperkenalkan New Technology Hair Treatment yaitu Hydrafacial Keravive.
 
“ Perbedaan program slimming di Dermaster adalah Dermalicious di awasi oleh dokter specialist gizi, dengan membuat program khusus sesuai dengan kebutuhan pasien sehingga hasil lebih optimal dan lebih pasti dalam menurunkan berat badan.” jelas Dr. Jessy Suryadi, Head Doctor of Dermaster Clinic Network pada keterangan yang sama.

Beri Komentar