Harga Terjangkau dari Desainer JFW

Reporter : Dwi Ratih
Rabu, 30 September 2015 12:42
Harga Terjangkau dari Desainer JFW
JFW merupakan "pintu" untuk membuka tren fesyen di tahun depan.

Dream - Menepis kesan, fesyen yang ditampilkan di ajang Jakarta Fashion Week (JFW) mahal dan tak terjangkau. Svida Alisjahbana selaku ketua umum JFW 2016 mengingatkan kembali tujuan awal diadakannya JFW tujuh tahun silam.

" Kita ingat aspirasi dari JFW adalah ingin membawa karya-karya terbaik dari desainer lokal. Jadi bukan mengenai harga yang ditawarkan di sana, kita kembali ke spirit itu saja," tutur Svida pada Selasa, 29 September 2015.

Selain itu, JFW merupakan pintu untuk membuka tren fesyen di tahun depan. Sehingga, ia berharap para desainer yang hadir dapat menginspirasi dan memberi gambaran fesyen untuk setahun mendatang.

" Tren fesyen yang terus berputar membuat baju yang bagus berhak mendapatkan penawaran harga yang terbaik," imbuhnya saat konfrensi pers JFW 2016.

Bahkan menurutnya, acara fesyen semacam ini banyak dimanfaatkan para desainer yang hadir untuk mengadopsi rancangan-rancangan yang ditampilkan. Sehingga nantinya, model baju yang sama seperti yang ditampilkan di JFW 2016 sudah bisa didapatkan di pasar Tanah Abang tiga bulan kemudian.

" Sekelas desainer Zara pun saat menghadiri fashion show internasional, pasti akan merekam fesyen yang ditampilkan. Saat rumah mode Valentino belum mengelurkan baju renda-renda terbaru, Zara sudah bisa mengeluarkan dengan harga Rp 500.000," lanjut Svida menambahkan.

Selain itu, Svida juga mengungkapkan jika ada desainer anggota IFF tiga tahun silam yang mampu menjual baju dengan range harga Rp100.000-400.000.

" Kemudian dia mampu menjual 5.000 picis selama even JFW. Jadi yang paling penting dengan mengikuti JFW bisnis bisa maju dan pakaian mampu terjual," pungkas Svida.

Bahkan desainer itu kini mampu mengembangkan label pakainnya menjadi tiga kelas. Kelas bawah, menengah dan rancangan-rancangan eksklusif. (Ism)

Beri Komentar