Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Diet keto beberapa tahun belakang cukup populer di kalangan selebritas yang ingin menjaga tubuhnya tetap langsing. Diet ini mengandalkan asupan protein dan lemak sebagai sumber energi dan nutrisi. Menu makanan seperti daging sapi, ayam, ikan jadi makanan utama.
Karbohidrat dari nasi, roti dan gandum merupakan asupan 'haram' bagi mereka yang menjalani diet keto. Konsep dasar diet ini adalah pola makan rendah karbohidrat tapi tinggi lemak. Bobot tubuh memang bisa berkurang drastis.
Sebenarnya diet seperti ini tak boleh dilakukan sembarangan. Menurut banyak ahli kesehatan belum banyak data jangka panjang tentang dampak diet keto terhadap kesehatan jantung.
Ahli jantung dan dokter ginjal sudah menyatakan keprihatinannya karena apa yang mereka lihat dalam praktik, beberapa orang malah menjadi gemuk. Seorang ahli jantung Elizabeth Klodas yang mengatakan tidak semua pasiennya sukses dengan diet keto.
" Berhenti, berhenti! Dalam praktik saya sendiri, orang-orang yang mengadopsinya, kolesterol mereka bisa melonjak," kata Elizabet, seperti dikutip dari Insider.
Menurutnya, bukti menunjukkan orang cenderung menggunakan bacon, krim, dan minyak kelapa ketika menjalani keto ketimbang memilih lemak tak jenuh dan sehat.
Mungkin inilah sebabnya penelitian menunjukkan orang yang mengikuti diet rendah karbohidrat cenderung berisiko kematian yang lebih tinggi, dan khususnya, cenderung meninggal karena penyakit jantung koroner daripada orang yang makan lebih banyak karbohidrat.
Elizabeth juga tidak setuju dengan gagasan menerapkan pola makan rendah karbohidrat. Aapalagi sampai menghindari buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang kita tahu bagus untuk kesehatan
" Jika melihat populasi yang makan diet setipe keto, orang Inuit, misalnya, sangat sedikit buah dan sayuran, kan? Rata-rata umur mereka 10 tahun lebih pendek," kata Klodas.
Pendapat yang sama juga datang dari Ethan Weiss, yang juga seorang dokter spesialis jantung. Menurutnya, kolesterol tinggi bisa saja terjadi ketika seseorang menjalani diet keto.
Laporan Melly Febrida/ Sumber: Liputan6.com
Dream - Buah menjadi salah satu sumber makanan yang kaya rasa dan banyak memiliki kandungan bermanfaat. Tak heran, banyak orang mengandalkan buah untuk dikonsumsi saat diet.
Satu buah stroberi rata-rata mengandung 33 kalori, 91 persen air, 0,7 gram protein, 7,7 gram karbohidrat, 4,9 gram gula, 2 gram serat serta 0,3 gram lemak. Bisa memenuhi asupan vitamin harian.
Salah satu buah yang kerap dikonsumsi adalah stroberi. Sifat antioksidan, anti inflamasi serta seratnya mampu membantu penurunan berat badan. Bagi Sahabat Dream yang sedang berdiet, usahakan mengonsumsi buah ini secara rutin.
Mengapa? Yuk, cari tahu alasannya.
Stroberi mengandung banyak serat yang mampu memperlancar pencernaan. Mengonsumsi banyak stroberi dalam sehari dapat mengurangi lemak perut. Serat juga akan membuatmu kenyang lebih lama.

Mempermudah Penurunan Berat Badan
Penelitian membuktikan bahwa stroberi memicu produksi 2 hormon, adiponektin dan leptin. Kedua hormon ini dapat membantu membakar lemak dan meningkatkan metabolisme.
Sebanyak 100 gram stroberi mengandung 33 kalori. Ini menjadi penyebab banyak orang, terutama penyuka makanan manis menjadikannya snack favorit.
Memperbaiki Sel Otot
Sifat antiinflamasinya dapat mempercepat perbaikan otot setelah berolahraga secara intens. Setelah olahraga, cobalah untuk mengonsumsi segenggam stroberi agar otot tak terlalu lelah.

Cara Menambahkan Stroberi Pada Makanan
Daripada mengonsumsi yogurt berperisa buatan, lebih baik tambahkan potongan stroberi di atasnya. Padukan plain yogurt dengan potongan stroberi agar level kalorinya lebih rendah. Kamu juga bisa membuat stroberi smoothies sebelum makan.
Sumber: Times of India
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya