Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28
Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane
Suara-Suara di DPR Soal Ijazah Gibran
Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
Ilustrasi Pengguna Sepeda (Foto: Pixabay.com)
Dream – Dubai tengah menggalakkan pembangunan insfrastruktur sepeda. Tampaknya, kota megah ini berambisi menjadi The Next Amsterdam yang ramah pengguna sepeda.
Sejak pandemi Covid-19 menyerang negara-negara di seluruh dunia, kegiatan bersepeda menjadi tren masyarakat dunia.
Kota-kota besar menanggapi kegemaran masyarakat ini dengan menyiapkan jalur khusus untuk memudahkan pesepeda. Tak ketinggalan pula kota Dubai di Uni Emirat Arab.
Dilansir dari Lonely Planet, Dubai saat ini menjadi kota yang ramah bagi para pengendara sepeda. Meskipun Dubai terkenal dengan jalan raya multi-jalur yang dipadati dengan lalu lalang mobil sport, kota terbesar di Uni Emirat Arab ini berharap bisa menjadi tempat yang nyaman bagi para pengendara sepeda.
© Ilustrasi (Foto: pixabay.com)
Inisiatif ini diumumkan oleh Putra Mahkota Dubai, Syeikh Hamdan. Proyek ini merupakan bagian dari Visi Dubai 2021 yang bertujuan menjadikan Dubai salah satu kota terbaik di dunia untuk ditinggali, bekerja, dan dikunjungi pada peringatan 50 tahun berdirinya UEA.
Awal tahun 2020 ini otoritas transportasi umum di Dubai telah meluncurkan armada sekitar 800 sepeda dengan membayar sesuai pemakaian.
Selain itu, otoritas transportasi umum Dubai juga bekerjasama dengan Careem yang merupakan aplikasi berbagi tumpangan yang didirikan di Dubai yang dibeli oleh Uber pada tahun 2019.
© Ilustrasi (Foto: pixabay.com)
Pada akhirnya, 3.500 sepeda akan tersedia di 350 stasiun bertenaga surya di seluruh kota. Proyek Dubai ramah pesepeda ini ditargetkan selesai dalam lima tahun ke depan.
Dubai telah memiliki skema berbagai sepeda sejak tahun 2013. Dubai merupakan kota pertama di Timur Tengah yang meluncurkan proyek ini.
“ Layanan ini berkonstribusi pada upaya keberlanjutan Dubai dan mendorong penduduk serta wisatawan untuk menikmati hidup dengan aktif dan sehat, memberi mereka pilihan transportasi baru yang akan meningkatkan mobilitas di seluruh kota,” jelas Direktur Otoritas Jalan dan Transportasi Dubai, Mattar Mohammeh Al Tayer.
© Ilustrasi (Foto: freepik.com)
Dubai saat ini memiliki 425 kilometer jalur untuk bersepeda di seluruh kota, dengan rencana akan memperluasnya hingga hampir 650 kilometer jalur sepeda pada tahun 2023 mendatang.
Expo 2020 direncanakan akan digunakan sebagai ajang untuk menarik kunjungan wisatawan ke Dubai. Akan tetapi karena adanya pandemi virus corona, expo ini dijadwalkan ulang dan dimulai pada Bulan Oktober 2021.
Apakah kota-kota di Indonesia akan meniru strategi Dubai untuk menjadi kota yang ramah bagi para pengendara sepeda?
Advertisement
Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane

Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama
