Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
Foto: CNN Business
Dream - Perusahaan konsol game asal Jepang, Sony telah mengumumkan rencana untuk meluncurkan perusahaan mobil listrik akhir tahun ini. Sony memperkenalkan konsep SUV listrik Vision-S 02.
Untuk mewujudkan ambisi tersebut, CEO Sony, Kenichiro Yoshida mengungkapkan Sony akan membangun perusahaan kendaraan listrik Sony Mobility Inc. Direncanakan Sony akan memproduksi mobil listrik ketika menghadiri acara di CES 2022.
“ Dengan teknologi pencitraan dan penginderaan, cloud, 5G, dan hiburan yang dikombinasikan dengan penguasaan konten kami, kami yakin Sony berada di posisi yang tepat sebagai perusahaan hiburan kreatif untuk mendefinisikan kembali mobilitas,” kata Yoshida, dikutip dari CNN Business, Rabbu, 5 Januari 2022.
SUV konsep menggunakan sensor Sony (SNE) untuk mengaktifkan beberapa fungsi self-driving dan memanfaatkan keahlian perusahaan dalam hiburan. Penumpang akan dapat bermain video game saat bepergian dan tetap terhubung ke konsol PlayStation mereka di rumah.
Sony Vision-S juga dilengkapi fitur audio 360 derajat, mendukung 5G dan memiliki layar infotainment yang sangat besar. Desainnya diketahui hampir mirip dengan mobil mewah Porsche.
Diketahui bahwa mobil listrik konsep Vision-S dilengkapi dengan sistem penggerak semua roda. Dapur pacunya menggunakan dual-motor berkapasitas 536hp, sehingga mampu melaju dengan kecepatan tertinggi mencapai 240 km/jam.
Sebagai informasi tambahan, Sony bukan satu-satunya perusahaan elektronik yang mencoba untuk masuk ke ranah otomotif. Sebelumnya, nama-nama besar seperti Xiaomi, Apple dan Foxconn juga sudah mencoba untuk memproduksi mobil listrik.