Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Hanya "horang Kayah" Yang Bisa Memegang Paspor Malta. (Foto: Shutterstock)
Dream – Tak hanya mobil mewah dan rumah bak istana, ada lagi 'identitas' orang ultra kaya. Satu hal yang 'wajib' dimiliki orang ultra kaya, yaitu paspor kedua (second passport). Terutama paspor Malta.
Mengapa?
Dilansir dari Lonely Planet, Kamis 13 September 2018, negara-negara di dunia menganut aturan yang berbeda tentang sistem kewarganegaraan. Ada juga yang menganut sistem kewarganegaraan ganda.
Turis dari negara inilah yang berkesempatan untuk bepergian karena punya dua paspor.
Karena paspor menjadi dokumen penting untuk plesir ke luar negeri, banyak turis mengincar negara yang memberlakukan ketentuan paspor ganda. Nah, Malta menjadi incaran terbanyak para turis.
Negara ini memberikan banyak manfaat bagi pemegang paspor Malta. Misalnya, bebas visa ke 182 negara, berhak tinggal di sana, serta bekerja dan belajar di negara-negara Uni Eropa dan Swiss.
Dengan paspor ini, turis bisa menikmati bebas visa ke negara-negara, seperti Amerika Serikat, Kanada, Uni Emirat Arab, Hong Kong, Jepang, dan Singapura.
© Dream
Malta memberlakukan aturan yang ketat bagi orang-orang yang tertarik untuk memegang paspor ini.
Menurut Henly Passport Index yang dilakukan oleh Henley and Partners, Malta membolehkan seseorang untuk memegang paspornya kalau sudah berpartisipasi dalam perekonomian Malta.
Misalnya, berkontribusi dalam pembangunan di Malta, membeli surat utang dan saham di sana, serta membeli properti di sana. Setidaknya, turis harus berinvestasi setidaknya 900 ribu euro (Rp15,5 miliar) di Malta. Setelah itu, dia berhak mendapatkan paspor negara ini.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya