5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Drama Racket Boys Mendapatkan Kecaman Dari Warganet. (Foto: Akun Instagram @sbsdrama.official)
Dream – Drama Korea, Racket Boys, memanen hujatan dari warganet Indonesia. Hal ini disebabkan oleh episode 5 drama itu “ menyenggol” Indonesia.
Di episode ini, pemeran utamanya, Han Se-yoon sedang berlaga di Jakarta dalam pertandingan bulu tangkis Indonesia VS Korea Selatan. Sesampainya di sana, salah satu tim pelatih mengatakan fasilitas yang disediakan panitia kurang dan menuduh Indonesia sengaja membuat Korea Selatan kalah dengan cara ini.
Tak hanya itu, ada adegan di mana pendukung Indonesia akan mengejek tim Korea Selatan karena melawan pemain Indonesia.
Tentu ini menuai hujatan dari warganet. Mereka tidak terima dan menuntut pihak penyedia drama, SBS, meminta maaf.
Bahkan, SBS meminta maaf langsung di kolom komentar unggahannya.
“ Kami dari tim produksi [Racket Boys] menyampaikan permohonan maaf mengenangkan pertandingan yang tersiar di episode 5,” tulis SBS melalui akun Instagram @sbsnow_insta.
SBS mengaku tak bermaksud merendahkan negara, pemain, atau penonton tertentu. “ Namun demikian, kami mohon maaf atas beberapa adegan yang telah menyinggung pemirsa kami dari Indonesia. Kami akan terus memperhatikan dengan seksama untuk episode selanjutnya,” tulis SBS.

Protes yang dilayangkan oleh warganet Indonesia dibahas oleh media setempat. Media TV Korea, JTBC, membahas episode 5 Racket Boys yang menuai hujatan warganet Indonesia.
“ Meskipun nggak mudeng dia ngomong apaan. Tapi, komenan kalian semua masuk ke beritanya negara sonoh lhoo gaes.. Ituuh akun siapa ituuh yang terpampang nyata,” tulis @lambe_turah, Sabtu 19 Juni 2021.

Unggahan ini menuai komentar dari warganet. Mereka menilai perilaku Indonesia benar-benar “ mengagumkan”. Tapi, ada juga yang kesal dengan cerita drama itu.
“ Netizen Indonesia emang nggak ada obat,” tulis @ameliadindatrih_.
“ Indonesia demen korea bukan kerarti lu boleh ngelunjak yah,” tulis @noviasusanty.
“ Nggak apa-apa di drama itu Indonesia dibikin kalah karena itu drama mereka. Kalau Indonesia yang bikin drama pasti juga bakalan Korea yang dibikin kalah. Masalahnya di situ ada kalimat soal ‘sopan santun’. Mungkin itu yang jadi warga +62 murka,” tulis @riris_rakasiwi.
Namun, ada yang menduga alur cerita dibuat seperti itu untuk mempromosikan drama terbarunya. Apalagi, netizen Indonesia mengidolakan olah raga bulutangkis.
“ Hehehe itu, kan, bisa saja strategi marketingnya mereka. Karena seluruh dunia tahu kalau netizen Indonesia itu overproud,” tulis @yudiwirawan8181.
Dia juga menduga rating drama ini bisa ikut terdongkrak karena viral dan mengundang rasa penasaran warganet.
“ Biar makin banyak orang-orang yang aware sama tuh drama, sambil dibumbuin nanti ada beberapa episode yang direvisi dan jadi bangga-banggain Indonesia sebagai ceritanya tanda feeling guilty. Akhirnya yang penasaran jadi kejebak deh sama alur ceritanya,” tulis @yudiwirawan8181.
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil