Hijab Ini Membawa Kita ke Abad Pertengahan

Reporter : Annisa Mutiara Asharini
Selasa, 7 Mei 2019 10:16
Hijab Ini Membawa Kita ke Abad Pertengahan
Pemakaian scarf menjuntai menjadi benang merah pada koleksi Shoehare.

Dream - Waktu adalah nikmat dan karunia Tuhan yang diberikan pada umat manusia. Waktu akan pergi dan terbuang sia-sia jika tidak dimanfaatkan dengan baik.

Filosofi itu menginspirasi sosok desainer busana Muslim asal Depok, Rosie Rahmadi. Bertajuk Shoehare, ia meluncurkan koleksi terbaru di gelaran Muslim Fashion Festival (MUFFEST) 2019.

 Muffest 2019

" Namanya mengambil dari bahasa Sansekerta. Artinya orang-orang yang memanfaatkan waktu adalah mereka yang beruntung," tutur Rosie di MUFFEST, Jakarta, Jumat pekan lalu.

Mengambil subtema Neo Medieval dari Indonesia Trend Forecasting 2019: Singularity, koleksi mencerminkan romantisme abad pertengahan.

 Muffest 2019

Kisah perjalanan wanita tangguh diterjemahkan ke dalam busana muslim kontemporer. Warna dingin seperti abu-abu dan navy dikombinasikan dengan sentuhan warna hangat dari terracotta dan marun.

 Muffest 2019

Pemakaian scarf menjuntai menjadi benang merah pada koleksi Shoehare. Syal dibuat dari material kain wol, crepe dan katun dengan aksen manis berupa tassel dan motif stripes.

 Muffest 2019

Gamis panjang bersiluet H-line dikreasikan memakai teknik layering dengan aneka outer panjang. Pesona musim dingin semakin terasa dengan penggunaan material wol yang dirajut. Sementara itu, hijab dirancang tak kalah menarik dengan model hoodie dan pashmina.

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim