Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya
Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Festival Kuliner Aceh Di Lhokseumawe (Foto: Disbudpar Aceh)
Dream - Kuliner telah menjadi daya tarik pariwisata yang begitu menjanjikan, selain sebagai sarana mengenalkan ragam masakan khas nusantara juga menjadi identitas dari sebuah daerah.
Festival kuliner yang digagaskan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I yang mengangkat tema " Lhokseumawe Beranda Depan Indonesia" di kawasan wisata KP3 Lhokseumawe, Sabtu 8 April 2017 lalu telah menjadi daya tarik tersendiri bagi warga kota sebagai ajang menumbuhkan minat gastronomi di Kota Petro Dolar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Reza Fahlevi melalui Kepala Bidang Pemasaran, Rahmadhani mengatakan, kehadiran event festival kuliner dari Pelindo I ini sudah sepatutnya didukung dan diapresiasi oleh semua pihak, khususnya oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh dalam rangka melestarikan, mengembangkan dan mempromosikan khasanah dan keberagaman makanan khas Aceh sebagai kekayaan, identitas dan kebanggaan masyarakat Aceh.
" Penyelenggaraan festival kuliner Aceh dengan menghadirkan beberapa vendor kuliner lokal, nasional dan internasional tidak hanya berlangsung begitu saja, tapi dapat menjadi penyemangat khususnya bagi kawula muda untuk berkiprah lebih serius di usaha kuliner yang sangat menjanjikan ini serta menjadi event tetap tahunan Pemerintah Kota Lhokseumawe dan masuk dalam Calendar of Event Aceh 2018 yang tentu saja perlu mendapatkan dukungan semua pihak," jelas Rahmadhani, Sabtu lalu saat mengisi agenda talkshow bersama CEO Kelana Rasa Arie Parikesit.

Festival kuliner ini, sebut Rahmadhani juga perlu dikemas dengan baik lewat publikasi yang bisa tersebar luas, khususnya melalui media sosial agar masyarakat mengetahuinya dan hadir untuk memeriahkan acara tersebut. Mengingat semangat dan peran " Go Digital" dari Kementerian Pariwisata RI juga harus bisa diterapkan ke berbagai lini dan sektor sebagai sarana mempromosikan daerah dengan menjamurkan anak-anak muda yang akrab dengan gawai atau smartphone.
" Publikasi festival kuliner Aceh melalui peran media sosial dengan melibatkan remaja Kota Lhokseumawe dan wilayah sekitarnya penting dan strategis, tidak hanya sebagai media publikasi, namun dapat menjadi media promosi dalam rangka memperkenalkan Kota Lhokseumawe sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dengan berbagai keunggulan daya tarik wisata alam dan budayanya," pungkas Rahmadhani.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelindo I, Bambang Eka Cahyana yang diwakili oleh Direktur Keuangan, Farid Luthfi menyatakan, festival kuliner dibuka secara resmi oleh Walikota Lhokseumawe diwakili oleh Asisten III, Miswar Ibrahim tersebut digelar sebagai bentuk perhatian dan partisipasi Pelindo I dalam rangka memajukan industri pariwisata khususnya Kota Lhokseumawe dan daerah sekitarnya dan Aceh pada umumnya.
Harapannya, kata Farid dapat menjadi model dalam rangka mengembangkan sektor industri pariwisata di daerah serta mendukung pembangunan jaringan transportasi laut, yang lebih memadai seperti fasilitas pelabuhan dan peningkatan aktivitas kargo laut.

" Bila sektor pariwisata Aceh berkembang lebih baik, maka industri ini akan memberi dampak positif atau " multiplier effect" terhadap perkembangan berbagai sektor perekonomian lainnya di daerah, salah satunya adalah kebutuhan transportasi laut," ucapnya dengan optimis.
Selain bazaar kuliner dan talkshow, festival yang dimeriahkan oleh beberapa master chef terkenal seperti Bara Pattiradjawane, Chef Uki dan Chef Hinam dari Sri Lanka juga menghadirkan penampilan seni Tari Ranub Lampuan, Tari Kipas dan Dabus, serta Kreativitas Agam Inong Lhokseumawe dan hiburan musik akustik dari Apache Band.

Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Jalan Secepat Apa yang Bisa Bantu Panjang Umur? Peneliti Sebut Angka Idealnya

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya