Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Persiapan Indonesia Menuju Europalia (Foto: Kebudayaan.kemdikbud.go.id/)
Dream - Indonesia terpilih menjadi negara tema dari pameran seni dan budaya dunia 'Europalia' yang akan berlangsung empat bulan, dari Oktober 2017 hingga Januari 2018 di Brussel, Belgia. Dalam pameran tersebut, seni dan budaya Indonesia akan dipertontonkan. Selain itu, arsitektur dan kuliner khas Indonesia juga akan menjadi suguhan utama.
Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menjelaskan, festival tersebut akan menyajikan berbagai karya seni mulai dari musik, fotografi, film, teater, tarian, sastra, arsitektur, lukisan, fashion, hingga gastronomi.
Europalia merupakan pameran seni dan budaya yang digelar dua tahun sekali di Eropa. Sebelumya, pada 2015, pameran itu mengambil tema negara Turki. Indonesia merupakan negara ke-8 di luar Uni Eropa yang terpilih menjadi tema Europalia. Setelah sebelumnya, Jepang (1989), Meksiko (1993), Rusia (2005), China (2009), Brasil (2011), India (2013) dan Turki (2015) berturut-turut terpilih menjadi negara tema.
Terpilihnya Indonesia, kata Retno menjadi potret jia negeri ini merupakan bangsa besar yang memiliki keragaman seni dan budaya. Pameran itu tidak saja melibatkan Belgia tetapi juga beberapa negara lain di Eropa. Di Belgia, pameran akan digelar di banyak kota.
Menurut Retno, negara-negara Eropa memilih Indonesia sebagai negara tema karena Indonesia merupakan negara besar dengan beragam seni dan budaya.
" Ini kolaborasi dan partisipasi besar bagi Indonesia. Pemilihan Indonesia jadi tema menunjukkan potret Indonesia di Belgia dan Eropa," katanya seperti dikutip dari situs Kemenpar, Indonesia.travel.
Untuk diketahui, pameran Europalia merupakan ajang besar bagi para seniman di Eropa. Nantinya akan dipamerkan 4 disiplin seni yaitu Herritage (warisan budaya Indonesia), Contemporary (pertunjukan seni kontemporer para seniman Indonesia), Creation (kreasi baru karya para seniman Indonesia yang mengikuti program ini), dan Exchange (kolaborasi seni antara seniman Indonesia dan Eropa).
Rencananya, Festival Europalia bertema Indonesia akan dibuka secara resmi oleh Presiden RI, Joko Widodo dan Raja Belgia, Phillip I. Acara ini akan dihadiri pula oleh pemimpin tertinggi UE, yaitu Presiden Komisi Eropa, Presiden Dewan Eropa dan Presiden Parlemen Eropa.
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia



Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya