Ilustrasi/Shutterstock
Dream - Sebuah studi dari Denmark yang melibatkan 11 peneliti menyatakan pemilik golongan darah O berisiko lebih rendah tertular virus SARS-CoV-2 penyebab penyakit corona Covid-19. Temuan ini diperoleh dari riset yang melibatkan 473.654 sampel pemilik golongan darah O dikaitkan dengan risiko penularan Covid-19.
" Penelitian kami memperlihatkan golongan darah O dikaitkan dengan penurunan kerentanan terhadap infeksi SARS-CoV-2 secara signifikan," kata peneliti lewat kantor berita Turki, Anadolu.
Selain golongan darah O, beberapa penilitan juga meneliti beberapa golongan darah lainnya dan menemunkan kesimpulan seperti berikut ini.

Apapun jenis golongan darah kamu, bukan berarti bisa mengabaikan protokol kesehatan 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, dan menjaga jarak) ya Sahabat Dream.
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Pandemi belum usai sampai detik ini. Meski gerak jadi terbatas, kita masih bisa melakukan rutinitas sehar-hari dengan mengerjakanannya dari rumah. Sekolah, bekerja bahkan hangout masih bisa dilakukan secara virtual.
Namun ada beberapa kegiatan yang tak bisa sepenuhnya dilakukan secara virtual. Salah satunya kegiatan belajar mengajar di pesantren. Santri tetap mondok dan belajar bersama para ustaz dan ulama.
Meski terlibat kontak langsung, pengelola Pondok Pesantren Darunnajah menerapkan sistem untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19 lewat 'One Gate System'. Ada pula beberapa aturan lain demi pencegahan virus COVID-19.
© © Dream.co.id
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Dream - Stigma negatif terhadap pasien Covid-19 masih terus terjadi di masyarakat. Keluarga pasien yang tak terjangkit dijauhi, bahkan saat sang pasien sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Padahal, kita harus terus mendukung para perjuangan pasien Covid-19 untuk sembuh. Dukungan yang positif akan mempercepat proses penyembuhan, minimal membuat hati mereka tenang.
Hingga saat ini, belum ada obat untuk proses penyembuhan Covid-19. Penyembuhan pasien Covid-19 saat ini hanya mengandalkan imunitas tubuh. Imunitas tubuh yang kuat dapat mempercepat penyembuhan Covid-19 bahkan mencegahnya.

Adi Kurniawan, tenaga medis yang bekerja di garda terdepan menangani pasien Covid-19 di Wisma Atlet, kini tengah berjuang melawan infeksi virus corona memberikan pesan untuk kita semua dan para pejuang Covid-19.
“ Teman-teman selalu semangat sehat selalu, kalian nggak sendirian kok kita sama-sama. Sehat selalu jaga imunnya teman-teman, jangan kepikiran terus omongan orang malah stress kalau dipikirin malah stres kalau dipikirin, fokus aja mau sembuh,” ujar Adi Kurniawan, Selasa, 21 Oktober 2020.

© © Dream.co.id
Stigma negatif dari lingkungan sekitar pasti akan terus berdatangan, tapi daripada kita merasa stres dan membuat imunitas tubuh lemah, lebih baik untuk tidak terlalu memikirkan omongan sekitar kita.
Adi banyak becerita tentang kesehariannya dia saat isolasi mandiri di Wisma Atlet karena terkena Covid-19 tanpa gejala.
Langsung saja tonton siaran ulangnya di IGTV Dream.
Laporan: Shania Suha Marwan
Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global