Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Source: Shutterstock.com
Dream - Perkembangan dunia kecantikan kini berusaha menyertakan berbagai bahan alami yang diklaim bisa cocok untuk semua jenis kulit. Salah satu bahan alami yang diklaim bermanfaat untuk kecantikan adalah sperma.
Kandungan kalsium, klorin, magnesium, zinc, sulfur, asam amino, protein, vitamin serta mineral menjadi alasan sperma diklaim bermanfaat untuk kesehatan kulit.
Selain itu, sifat antioksidan, anti inflamasi, klaim bisa menghilangkan jerawat serta mencegah penuaan dini juga menyebabkan pernyataan tersebut semakin kuat.
Padahal, belum ada penelitian yang membuktikan hal tersebut. Bahkan, pemakaian sperma dapat berdampak buruk pada kulit. Dilansir dari Sehatq.com, berikut dampak pemakaian sperma pada kulit.

Memakai sperma pada wajah dapat memicu penularan IMS seperti gonore, klamidia atau herpes yang bisa masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mulut serta mata.

Sebagian orang alergi terhadap sperma atau kandungan yang ada di dalamnya. Ini menyebabkan kemerahan, gatal maupun bengkak ketika terpapar pada kulit.
Daripada memakai sperma, sebaiknya kamu memakai produk pembersih wajah, pelembap, toner, serum, eye cream serta tabir surya yang terjual di pasaran dan cocok untuk kulitmu.
Produk yang terjual bebas dan legal lebih aman serta minim risiko ketika digunakan pada wajah. Jangan lupa mencocokkan produk pada wajah sebelum digunakan secara rutin.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya