Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Source: Shutterstock.com
Dream - Berbagai perubahan kulit yang menjadi penanda kondisi kesehatan kita masih banyak yang belum diketahui publik. Salah satunya kondisi itu adalah munculnya bintik di sekitar areola yang sebagian besar dialami para perempuan.
Areola sendiri merupakan area gelap yang mengelilingi puting payudara. Jika di sekitar areola terdapat bintik-bintik, jangan panik dulu.
Ada beberapa penyebab ringan sampai kronis. Dilansir dari Sehatq.com, berikut beberapa penyebabnya.

Bintik yang terlihat seperti jerawat dan dikenal dengan istilah kelenjar Montgomery ini bisa menjadi pertanda kehamilan.
Fungsinya adalah membuat puting tetap lembut. Kelenjar ini jugalah yang memberi aroma khas pada bayi untuk memberi sinyal menyusui.
Saat hamil atau mengalami perubahan hormon seperti menstruasi, mengonsumsi pil KB atau menopause, kelenjar ini akan membesar.

Pori-pori tempat keluarnya ASI bisa tersumbat oleh gumpalan susu atau kulit. Sumbatan pori-pori puting yang disebabkan oleh kulit akan menyebabkan lepuhan susu.
Inilah yang akan menyebabkan munculnya bintik-bintik di sekitar areola. Bintik tersebut bisa berwarna kuning, pink hingga merah.
Rasanya juga nyeri dan seperti tertusuk. Jika sumbatan tidak kunjung teratasi dengan cara alami atau menyusui, segera konsultasikan ke dokter.
Pemakaian bra ketat dan gendongan bayi yang kencang dapat menyebabkan tekanan pada payudara serta penyumbatan ASI.
Pakailah bra yang tidak terlalu ketat dan jangan memakai gendongan bayi terlalu kencang.
Abses Subareolar
Abses subareolar terjadi ketika terdapat penumpukan nanah pada jaringan payudara akibat infeksi bakteri. Biasanya, hal ini disebabkan oleh penanganan mastitis yang belum sempurna.
Infeksi bakteri yang terjadi ketika mengalami luka atau jerawat juga bisa menyebabkan hal ini. Penderita abses subareolar akan memiliki bintik pada payudara, merasa nyeri di sekitar areola, perubahan warna bintik serta pembengkakan kulit.
Jika mengalaminya, segera periksa ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
(Sumber: Sehatq.com)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?