Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Pihak berwenang Pakistan akhirnya menyetujui pengujian fase terakhir vaksin virus Covid-19 buatan China. Sama seperti Indonesia, calon vaksin tersebut dikembangkan bekerja sama dengan pihak China.
Dilansir dari Liputa6.com, Rabu 19 Agustus 2020, regulator Pakistan telah menyetujui pengujian vaksin yang sedang dikembangan oleh CanSinoBio dan Institut Bioteknologi Beijing China, menurut Institut Kesehatan Nasional Pakistan (NIH).
Vaksin tersebut sudah menjalani uji coba Tahap 3 - atau pengujian skala besar pada manusia - di China, Rusia, Chili, dan Argentina. Selain deretan negara tersebut, Arab Saudi juga akan mengambil bagian dalam uji coba ini, menurut NIH.
Dalam pernyataannya, NIH menerangkan, " Ini akan menjadi uji klinis Tahap 3 pertama untuk vaksin apa pun di Pakistan" .
Selanjutnya, NIH juga menambahkan, bahwa dimasukkannya Pakistan dalam uji coba akan membantunya mengamankan " pasokan dan harga vaksin preferensial" .
Uji coba pada vaksin itu dilaporkan akan digelar di beberapa fasilitas medis di seluruh Pakistan, termasuk Rumah Sakit Indus yang besar di Karachi.
Kepala Rumah Sakit Indus, Abdul Bari mengatakan, " Mudah-mudahan kita akan keluar dengan vaksin dalam tiga sampai empat bulan."
Sejauh ini, Virus coronatelah menyebabkan kematian pada lebih dari 6.000 orang di Pakistan.
Tetapi, jumlah kasus infeksi di negara itu telah mengalami penurunan selama beberapa pekan ini.
(Sah, Sumber: Liputan6.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya