Ilustrasi
Dream - Selama ini banyak yang mengatakan bahwa tidur di lantai dapat membahayakan kesehatan. Penyakit seperti masuk angin dan rematik menjadi momok yang menakutkan bagi mereka yang tidur tanpa tempat tidur.
Tapi penelitian terbaru membuktikan hal yang sebaliknya, tidur di atas matras memiliki banyak manfaat baik untuk kesehatan tubuh. Seperti yang dilansir dari Boldsky pada Rabu, 2 September 2015.
Bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan seperti, nyeri otot, cedera atau masalah medis lainnya, sangat dianjurkan untuk mencoba cara ini.
Beberapa ahli kesehatan menyebutkan, tidur di atas matras dapat mencegah sakit pungung. Tulang belakang dapat tetap lurus karena menyesuaikan diri dengan baik di lantai. Hal ini dapat membantu mengurangi rasa sakit datang kembali.
Tidur di lantai juga diklaim dapat menjadi terapi tidur bagi orang-orang yang mengalami insomnia. Begitu pula saat pundak terasa pegal yang diakibatkan kontraksi otot-otot leher dan tulang belakang. Tidur di lantai dapat mengembalikan pundak menjadi normal kembali.
Cara ini juga bermanfaat dalam melancarkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh. Sehingga tubuh menjadi lebih rileks dan berkontribusi untuk mengurangi rasa gelisah.
Tak hanya itu, tidur di lantai juga dapat memperbaiki postur tubuh. Beberapa orang yang terlihat seperti bungkuk, dapat melakukan terapi ini untuk membuat postur kembali tegak.
(Laporan: Ratih Wulan Pinandu)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah